Jakarta, CNN Indonesia — Kemarau yang memicu kekeringan mulai dirasakan warga di RW 08 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.
Jogja Halal Fest #3 Resmi Diluncurkan, Didorong Jadi Hub Ekosistem Halal untuk Bidik Pasar Global
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Jogja Halal Fest (JHF) #3 resmi diluncurkan sebagai langkah memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus membuka
Ramai Dugaan Siswa SMP Negeri di Sleman Wajib Punya Laptop, Wabup: Saya Kaget!
REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN – Ramai beredar unggahan di media sosial yang menyebut adanya sekolah negeri di Kabupaten Sleman yang mewajibkan siswa baru memiliki
Naskah Khutbah Jumat: Hemat Air, Ajaran Islam untuk Melindungi Kehidupan
Warga mengambil air menggunakan galon di mata air Kali Wonosari, Padukuhan Duwet, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Selasa (28/7/2026). Sebagian warga Padukuhan Duwet memanfaatkan mata air Kali Wonosari sebagai sumber air utama sejak Mei untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan kebutuhan ternak, akibat kekeringan yang melanda wilayah tersebut.
Anak Bos Yayasan Daycare Little Aresha Buka Suara di Markas Polisi
Yogyakarta, CNN Indonesia — Anak dari Ketua Yayasan Little Aresha membantah terlibat dalam dugaan kasus kekerasan dan penelantaran anak maupun kepengurusan dalam
Resmikan Wajah Baru Stasiun Semarang Tawang, Prabowo Bicara Warisan Sejarah
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meresmikan hasil revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kamis (30/7/2026). Peresmian tersebut menegaskan komitmen Pemerintah dalam meningkatkan kualitas transportasi
Jalan Panjang Mengubah Sampah dari Beban Menjadi Ibadah
ndiaemon asfryan
Bea Cukai dan BNN Temukan 2 Kg Sabu di Koper Penumpang Bandara Jambi
Penumpang berencana mengantarkannya hingga ke wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Kejagung Mutasi Besar-besaran, 90 Kajari Diganti
Jakarta, CNN Indonesia — Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran dengan mengganti 90 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di wilayah Indonesia. Rotasi
Sampah Plastik: Kebiasaan Kecil yang Berdampak Besar bagi Masa Depan Lingkungan
Sampah plastik telah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang semakin menarik. Hampir setiap hari masyarakat menggunakan plastik sekali pakai, mulai dari kantong belanja, botol minuman, sedotan, hingga kemasan makanan. Karena dianggap praktis dan murah, penggunaan plastik terus meningkat. Namun, di balik kemudahannya, sampah plastik menyimpan dampak besar yang mengancam lingkungan dan kehidupan manusia.
Salah satu masalah utama dari sampah plastik adalah waktu penguraiannya yang sangat lama. Plastik membutuhkan puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Selama proses tersebut, plastik akan menumpuk di tempat pembuangan akhir, mencemari sungai, dan akhirnya terbawa ke laut. Akibatnya, ekosistem menjadi rusak dan banyak satwa kehilangan habitatnya atau bahkan mati karena menelan sampah plastik.
Indonesia sebagai negara kepulauan juga menghadapi tantangan besar dalam mengatasi polusi plastik. Sampah yang sembarangan sering kali menyumbat saluran air dan sungai sehingga memperparah banjir saat musim hujan. Di kawasan pesisir, tumpukan sampah plastik mengurangi keindahan pantai dan mengganggu aktivitas nelayan maupun sektor pariwisata. Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan sampah plastik bukan hanya masalah kebersihan, tetapi juga berdampak pada ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
Ironisnya, sebagian besar sampah plastik berasal dari kebiasaan sederhana yang sebenarnya bisa diubah. Menggunakan kantong plastik sekali pakai, membeli air minum dalam botol kemasan, atau membuang sampah sembarangan sering dianggap hal biasa. Padahal, jika dilakukan oleh jutaan orang setiap hari, dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan.Mengatasi permasalahan ini memerlukan kerja sama semua pihak. Pemerintah perlu memperkuat kebijakan pengelolaan sampah, meningkatkan fasilitas daur ulang, dan mendorong penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan. Dunia usaha juga dapat berpartisipasi dengan mengurangi penggunaan kemasan plastik serta menghadirkan inovasi produk yang lebih berkelanjutan.
Di sisi lain, masyarakat memiliki peran yang tidak kalah penting. Membawa tas belanja sendiri, menggunakan tumbler, memilah sampah, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun terlihat kecil, kebiasaan tersebut akan memberikan dampak yang besar bila dilakukan secara konsisten oleh banyak orang.
Pada akhirnya, permasalahan sampah plastik bukan hanya tentang limbah yang menumpuk, tetapi juga tentang kepedulian terhadap masa depan. Lingkungan yang bersih tidak akan terwujud jika masyarakat masih menganggap sampah sebagai masalah orang lain. Sudah saatnya kita mengubah kebiasaan mulai dari diri sendiri. Sebab, menjaga lingkungan bukanlah tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama agar generasi mendatang tetap dapat menikmati bumi yang sehat, bersih, dan lestari.
No More Posts Available.
No more pages to load.














