SPPG di Bantul Minta Maaf Usai Konten Pegawai Olok-olok Korban Keracunan MBG

by -12 Views
image
banner 468x60
image

Permohonan maaf tersebut disampaikan Kepala SPPG Bantul Dlingo Muntuk, Djoshuana Farrel, melalui akun Instagram @sppg_muntukdlingo, Ahad (20/9/2026). Dalam pernyataannya, Djoshuana mewakili seluruh keluarga besar SPPG Muntuk menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak atas beredarnya video tersebut.

“Menyikapi peristiwa yang terjadi pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat, 19 September 2026, saya, Djoshuana Farrel, selaku Kepala SPPG Bantul Dlingo Muntuk, mewakili seluruh keluarga besar SPPG Bantul Dlingo Muntuk, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” kata Djoshuana dalam keterangan yang diunggah di akun Instagram @sppg_muntukdlingo seperti dilihat Republika, Ahad (20/9/2026).

banner 336x280

Dalam keterangan tersebut, SPPG Muntuk menyesalkan beredarnya video yang dibuat salah satu stafnya, GM Hananto Hega Permanaditya. Pihak SPPG menyebut tindakan tersebut merupakan kekhilafan dan tidak mencerminkan sikap maupun komitmen SPPG Muntuk dalam menjalankan Program MBG.

SPPG Muntuk juga telah memberikan teguran keras kepada staf yang bersangkutan. “Sebagai bentuk tanggung jawab, kami telah memberikan teguran keras kepada staf yang bersangkutan dan akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Selain memberikan teguran, SPPG Muntuk akan melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait penggunaan media sosial oleh seluruh staf. Evaluasi dilakukan agar media sosial digunakan secara bijak, bertanggung jawab, serta mendukung kepentingan program dan masyarakat.

“Kami menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran dan bahan evaluasi serius untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat,” katanya.

Djoshuana menegaskan kepercayaan masyarakat merupakan amanah bagi SPPG Muntuk. Pihaknya berkomitmen memperbaiki diri dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu, Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) DIY, Wirandita Gagat Widyatmoko, menyayangkan apabila benar terdapat pernyataan dari jajaran SPPG yang tidak menunjukkan empati terhadap masyarakat yang terdampak insiden keamanan pangan.

BGN DIY sebelumnya juga telah melayangkan teguran kepada pihak SPPG terkait konten yang beredar tersebut.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.