Kolaborasi dengan BSI, Zhafirah Luncurkan Program Berangkat Haji Pasti, Mudah, dan Terencana

by -23 Views
image
banner 468x60
image

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA —  Biro penyelenggara umrah dan haji, Zhafirah, baru-baru ini meluncurkan program terbarunya ‘Berangkat Haji Pasti Mudah, Murah, dan Terencana’. Berkolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), biro yang berpusat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut melakukan sosialisasi program tersebut di The Malioboro Hotel & Conference, Kota Yogyakarta, Kamis (8/10/2026) malam.

Direktur Utama PT Zhafirah Mitra Madina, R Tanto Sri Hartono, dalam paparannya di hadapan para nasabah BSI mengatakan bahwa haji khusus saat ini menjadi pilihan yang rasional bagi masyarakat Indonesia karena masa tunggunya yang relatif lebih singkat dibandingkan masa tunggu haji reguler. 

banner 336x280

Tanto memaparkan, saat ini terdapat 5,791 juta orang Indonesia yang telah mendaftar haji reguler. Sedangkan kuota per tahunnya sebesar 203.320.  Dari angka tersebut setelah dihitung maka muncul estimasi antrean haji selama 29 tahun.

Sementara itu, peningkatan peminat haji khusus juga luar biasa. “Jika tahun lalu terdapat 170 ribu (calon jamaah), maka tahun ini menjadi 180 ribu. Adapun kuota jamaah haji per tahunnya sebanyak 16.396. Antreannya kini juga sudah mencapai 11 tahun,” kata Tanto.

Artinya, pilihannya menjadi rasional memilih haji khusus ketimbang haji reguler dari sisi waktu. “Karena tentu orang akan lebih memilih antrean yang lebih cepat,” kata Tanto.

Kedua, dari sisi biaya ternyata memilih haji khusus dalam rentang waktu yang lebih singkat ternyata lebih murah ketimbang haji reguler. Hal itu dikarenakan terdapat inflasi di mana mata uang seiring berjalannya waktu nilainya semakin turun. “Keberadaan inflasi ini tak bisa dihindari,” katanya.

Area Manager BSI Yogyakarta, Muhammad Taqiyudin, menyambut baik program ini dan mengungkapkan antusiasmenya bekerja sama dengan Zhafirah. Apalagi saat ini, sebanyak 85 persen jamaah haji Indonesia menyimpan tabungan hajinya di BSI.

“Bank Syariah Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk mendorong percepatan, kemudian memberikan kemudahan, dan memberikan solusi sehingga niat baik Bapak-Ibu yang Insya Allah penuh keberkahan itu bisa lebih cepat, bisa lebih pasti, dan bisa lebih solutif,” kata Taqiyudin.

Taqiyudin juga menginformasikan bahwa saat ini BSI memiliki dua lisensi yaitu sebagai bank syariah dan sebagai bank emas (bullion bank). “Ini tentunya sangat berkaitan dengan persiapan Bapak-Ibu berangkat ke Baitaullah. Jadi kami memiliki amanah untuk menyosialisasikan ke seluruh masyarakat bahwa saat ini salah satu instrumen tabungan yang memiliki nilai intrinsik khusus adalah emas,” kata Taqiyudin.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.