
REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN — Panggung final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Yogyakarta Seri 1 2026-2027 di Stadion Tridadi, Sleman, Ahad (20/9/2026), menghadirkan persaingan sengit pada dua kategori umur. Turnamen pembinaan sepak bola putri usia dini yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini melahirkan kejutan di kategori Kelompok Umur (KU) 10 sekaligus menegaskan konsistensi juara bertahan di KU 12.
Kejutan datang dari kategori KU 10 ketika SD Tarakanita Bumijo I berhasil mengamankan gelar juara untuk pertama kalinya usai menaklukkan SD Muhammadiyah Sapen dengan skor 3-1.
Penyerang cilik SD Tarakanita Bumijo I, Alisya Natalia Bandari, menjadi bintang lapangan setelah memborong tiga gol (hat-trick) pada menit ke-5, 24, dan 29. Sementara itu, SD Muhammadiyah Sapen sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Gendhis Annara Putri Bazuni di menit ke-13.
Aksi impresif di laga puncak melengkapi keberhasilan Alisya menyabet gelar pencetak gol terbanyak (Top Skor) KU 10 dengan total 36 gol sepanjang turnamen. Ketika ditanya rahasia dan strateginya hingga bisa tampil sangat produktif, Alisya menegaskan tidak ada resep rahasia selain ketekunan berlatih.
“Saya bangga bisa bantu tim juara untuk pertama kalinya. Sama sekali tidak menyangka bisa cetak banyak gol. Strateginya karena sering latihan,” ujar Alisya usai laga.
Porsi latihan siswi yang bercita-cita masuk tim nasional ini memang terbilang tinggi. Selain latihan rutin di sekolah setiap Selasa dan Jumat, Alisya menambah porsi latihan di Sekolah Sepak Bola (SSB) hingga total empat kali sepekan, ditambah sesi latihan mandiri hampir setiap hari.
SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar KU 12
Di kategori KU 12, laga sengit tersaji antara SD Muhammadiyah Sapen melawan SDN Kalasan 1. Pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk SD Muhammadiyah Sapen, sekaligus memastikan mereka sukses mempertahankan gelar juara yang diraih pada seri sebelumnya.
SDN Kalasan 1 sempat menebar ancaman di babak pertama lewat sepakan Astagina Lituhayu dan Afita Nur Inderasari. Namun, penampilan apik kiper Wilda Syafina Haqi membuat gawang SD Muhammadiyah Sapen tetap aman hingga jeda.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-17 babak kedua. Lewat skema umpan-umpan pendek yang lebih terukur, Ralin Adiba Fitria Sanjaya sukses membobol gawang lawan dan mengunci kemenangan SD Muhammadiyah Sapen.
Pelatih tim putri SD Muhammadiyah Sapen, Didi Susanto, mengaku bersyukur atas kerja keras anak-anak asuhnya di lapangan.
“Semua ini karunia Allah. Tugas kami dari sekolah dan tim pelatih adalah memfasilitasi anak-anak. Alhamdulillah mereka bisa menerjemahkan strategi dengan baik hingga bisa kembali juara,” kata Didi, yang juga menekankan pentingnya pembinaan rutin dan regenerasi pemain di sekolahnya.





![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74060 [Aggregator] Downloaded image for imported item #74060](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/para-juara-pada-final-milklife-soccer-challenge-mlsc-yogyakarta_260921134003-731-1-148x111.jpg)



![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74082 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/gubernur-daerah-istimewa-yogyakarta-sri-sultan-hamengku-buwono-x_260921150301-490-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74086 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/260921133723-701-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74066 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/tangkapan-layar-video-yang-diduga-memperlihatkan-salah-seorang-pegawai_260921084001-472-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74070 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/ketua-umum-pimpinan-pusat-muhammadiyah-prof-haedar-nashir-tengah_260921141028-185-148x111.jpg)

