Dosen ISI Jogja Dinonaktifkan Buntut Dugaan Kekerasan Seksual ke Mahasiswi

by -18 Views
image
banner 468x60
image

Jakarta

Seorang dosen baru di Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Seni Indonesia (ISI) Jogja dilaporkan karena dugaan kekerasan seksual terhadap mahasiswi. Dosen yang baru mengajar setahun itu dinonaktifkan.

banner 336x280

“Penonaktifan ditetapkan pimpinan ISI Yogyakarta pada Senin, 21 September 2026, sebagai tindak lanjut institusional setelah Satgas PPKPT menuntaskan pemeriksaan serta menyusun kesimpulan dan rekomendasi untuk disampaikan kepada pimpinan,” kata Ketua Humas ISI Jogja, Daru Tunggul Aji dilansir detikJogja, Selasa (22/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


ADVERTISEMENT

Daru mengatakan kasus ini berawal saat ada mahasiswi mengadukan tindak kekerasan seksual ke Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) ISI Jogja, Selasa (18/8) lalu. Mahasiswi itu kemudian melapor secara tertulis pada Kamis (20/8).

Laporan resmi itu menjadi dasar bagi Satgas PPKPT untuk melanjutkan penanganan melalui proses pemeriksaan. Satgas lalu memeriksa korban, saksi-saksi, hingga dosen terlapor.

Berdasarkan laporan, dosen itu melakukan kekerasan seksual terhadap korban. Namun, Daru enggan mengungkapkan secara detail kekerasan tersebut. “Yang jelas kekerasan seksual, secara verbal juga ada,” ucapnya.

Menurut Daru, dosen yang melakukan kekerasan seksual terhadap mahasiswinya tidak memiliki jabatan di prodi DKV. Selain itu, dosen tersebut merupakan dosen baru.

“Dia itu dosen baru, baru setahunan kok, jadi masuknya tahun 2025,” ujar Daru.

Baca berita selengkapnya di sini.

(rdp/idh)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.