Walkot Tegaskan Pungli dan Premanisme tak Boleh Ada di Yogyakarta

by -1 Views
image
banner 468x60
image

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menegaskan tidak boleh ada pungutan liar (pungli) maupun praktik premanisme di Kota Yogyakarta. Penegasan tersebut disampaikan merespons kasus dugaan pungli yang dialami pelaku usaha Bolosego saat hendak membuka food truck di kawasan Alun-Alun Selatan (Alkid) Yogyakarta.

Hasto menegaskan praktik pungli tidak boleh terjadi lagi di Kota Yogyakarta. “Pada prinsipnya kalau saya ya, di Kota Yogyakarta ini jangan sampai ada pungli itu penting ya. Jangan ada pungutan liar, jangan ada ya, kalau ada orang (pasti langsung berpikir) wah ada premanisme,” kata Hasto saat diwawancara di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (21/9/2026).

banner 336x280

Pemkot Yogyakarta, lanjutnya, berkewajiban menjaga Kota Yogyakarta agar tetap sehat, tertib, dan aman. Karena itu, Hasto menegaskan persoalan pungli dan premanisme akan menjadi perhatian pemerintah.

“Kami harus menjaga Kota Yogyakarta ini sehat, tertib, aman. Itu yang harus kita lakukan, kita jaga terus,” ujarnya.

Hasto juga mengatakan, masyarakat tidak perlu ragu melaporkan apabila menemukan pungutan liar maupun tindakan yang dirasa sebagai pemerasan. Ia menyebut masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui berbagai kanal yang tersedia.

“Saya kira dengan saya membuka open house, kita juga membuat curhat setiap saat bisa lewat JSS, lewat mana saja, kalau seandainya ada yang kurang kanal untuk menyampaikan ya, ditemuilah ke saya, tiap hari Rabu kan juga saya bisa ditemui,” katanya.

“Dengan cara begitu laporan-laporan kalau seandainya terjadi ada pungutan liar, ada hal-hal lain yang dirasa pemerasan ya lebih baik dilaporkan,” ujar Hasto.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.