Uang Nganggur Freelancer: Berapa Dana Darurat yang Perlu Disiapkan?

by -8 Views
Public
banner 468x60

Menjadi freelancer punya fleksibilitas dalam menentukan proyek dan waktu kerja. Namun, penghasilan yang tidak selalu sama setiap bulan membuat pengelolaan keuangan perlu lebih terencana. Ada bulan ketika proyek datang bersamaan, tetapi ada pula periode ketika pemasukan lebih sedikit.

Karena itu, uang yang sedang tidak terpakai bisa dialokasikan untuk membangun dana darurat terlebih dahulu. Dana ini dapat membantu memenuhi kebutuhan ketika pemasukan berkurang, proyek tertunda, atau muncul pengeluaran yang tidak direncanakan.

banner 336x280

Dana Darurat Berapa untuk Freelancer?

Pertanyaan dana darurat berapa sering muncul ketika mulai menyusun keuangan. Tidak ada satu nominal yang berlaku untuk semua orang karena kebutuhan setiap freelancer berbeda.

Salah satu acuannya adalah dana darurat sebesar 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan.

Misalnya, rata-rata kebutuhan bulanan seorang freelancer adalah Rp5 juta. Dengan acuan tersebut, dana darurat yang perlu disiapkan berada di kisaran:

– 3 kali pengeluaran: Rp15 juta

– 6 kali pengeluaran: Rp30 juta

Perhitungan tersebut menggunakan pengeluaran bulanan, bukan jumlah penghasilan.

Dana Darurat Berapa Persen dari Gaji?

Lalu, dana darurat berapa persen dari gaji?

Tidak ada persentase tunggal yang harus digunakan untuk menentukan total dana darurat. Untuk freelancer, perhitungan berdasarkan pengeluaran bulanan justru lebih relevan karena penghasilan bisa berubah dari satu bulan ke bulan berikutnya.

Jika ingin membangun dana darurat secara bertahap, tentukan terlebih dahulu jumlah yang realistis untuk disisihkan dari setiap pemasukan. Besarannya dapat disesuaikan dengan kondisi cash flow, kebutuhan rutin, dan jumlah proyek yang sedang berjalan.

Dengan begitu, pertanyaan dana darurat berapa persen sebaiknya tidak hanya dijawab dengan satu angka. Tentukan target nominal berdasarkan kebutuhan dan kemudian membuat pola penyisihan yang konsisten.

Dana Darurat Berapa Kali Gaji?

Pertanyaan dana darurat berapa kali gaji juga cukup umum. Namun, untuk freelancer, menggunakan gaji sebagai patokan kurang tepat karena tidak selalu memiliki penghasilan tetap setiap bulan. Lebih baik gunakan rata-rata pengeluaran bulanan sebagai dasar perhitungan.

Sebagai contoh, freelancer dengan pengeluaran Rp4 juta per bulan dapat menggunakan target Rp12 juta sampai Rp24 juta sebagai gambaran dana darurat berdasarkan acuan 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan.

Jika pendapatan sedang meningkat karena mendapatkan beberapa proyek sekaligus, tambahan pemasukan tidak harus langsung digunakan untuk meningkatkan gaya hidup. Sebagian dapat dialokasikan untuk memperkuat cadangan keuangan.

Pisahkan Uang Operasional dan Dana Darurat

Salah satu tantangan freelancer adalah mencampurkan uang proyek dengan uang untuk kebutuhan pribadi. Padahal, keduanya memiliki fungsi berbeda.

Buat pemisahan sederhana antara:

– Uang operasional, untuk kebutuhan kerja seperti perangkat, software, transportasi, atau biaya produksi.

– Uang kebutuhan rutin, untuk membayar kebutuhan sehari-hari.

Dana darurat, yang disiapkan untuk kondisi tidak terduga dan tidak digunakan untuk pengeluaran rutin.

Pemisahan ini membuat freelancer lebih mudah mengetahui berapa dana yang benar-benar tersedia dan berapa yang sebaiknya tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Apa yang Dilakukan Jika Dana Darurat Sudah Terkumpul?

Setelah target dana darurat tercapai, uang yang belum dibutuhkan dalam waktu dekat dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan pada produk simpanan berdasarkan kebutuhan, jangka waktu, dan karakteristik produknya.

Namun, jangan menempatkan seluruh dana darurat pada instrumen yang membatasi akses dana. Sebagian dana yang mungkin diperlukan sewaktu-waktu sebaiknya tetap berada pada tempat yang mudah dicairkan.

Untuk dana yang memiliki tujuan dan jangka waktu tertentu, freelancer dapat mempertimbangkan Deposito FLEXI di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Produk ini memiliki minimum penempatan Rp100.000 dan dapat dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa penalti pokok. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, bunga berjalan yang diterima mengikuti ketentuan produk. 

***

Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito. 

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 31 Januari 2027 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

banner 336x280
Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.