
Wakil Gubernur DIY sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PMI DIY, KGPAA Paku Alam X menyerahkan hibah alat kesehatan dengan total nilai mencapai Rp3,3 miliar.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten/kota se-DIY menerima hibah alat kesehatan dengan total nilai mencapai Rp3,3 miliar. Bantuan ini tidak hanya memperkuat fasilitas medis, tetapi juga menghadirkan berbagai perangkat modern yang akan menunjang pelayanan kesehatan dan penanganan kegawatdaruratan di seluruh klinik PMI yang tersebar di DIY.
Wakil Gubernur DIY sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PMI DIY, KGPAA Paku Alam X menyerahkan hibah tersebut. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara PMI Pusat, Asia-Europe Foundation (ASEF), dan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), dengan dukungan Palang Merah Jepang.
Paku Alam X menegaskan, ketersediaan fasilitas medis yang memadai menjadi faktor kunci dalam merespons kebutuhan kedaruratan kesehatan masyarakat. Menurutnya, pembaruan sarana ini harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang lebih luas dan profesional.
“Dengan semakin lengkapnya fasilitas dan peralatan kesehatan yang tersedia, kami berharap Klinik PMI di DIY dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal, profesional, dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih luas,” kata Paku Alam X, dalam keterangannya Selasa (14/4/2026).
Adapun total bantuan sebesar Rp3.345.293.217 disalurkan dalam tiga tahap, yakni tahap I sebesar Rp642.197.000, tahap II Rp1.588.354.217, dan tahap III Rp1.114.742.000. Dari sisi jenis peralatan, hibah ini mencakup sejumlah alat medis penting dan berteknologi modern di antaranya alat rekam jantung (EKG) untuk pemeriksaan kardiovaskular, USG dua dimensi guna mendukung diagnosis medis, serta Automated External Defibrillator (AED) yang krusial dalam penanganan henti jantung mendadak.












