SUCOFINDO Dorong Kepatuhan dan Kesiapsiagaan Industri Kimia Kalimantan Timur melalui Sosialisasi dan Coaching Clinic P2KDBK

by -5 Views
Public
banner 468x60

Samarinda, (25/9) – PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda bersama Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Sosialisasi dan Coaching Clinic Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat Bahan Kimia (P2KDBK) Wilayah Kalimantan Timur di Samarinda. Kegiatan yang diikuti oleh 45 perusahaan industri kimia ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan pelaku industri dalam menerapkan sistem P2KDBK guna mendukung keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta keberlanjutan usaha.

Pgs. Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Samarinda, Ibnu Pandu Bintang Pamungkas menegaskan bahwa penerapan P2KDBK merupakan langkah penting dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan industri.

banner 336x280

“Kami memandang kegiatan ini bukan hanya sebagai forum sosialisasi regulasi, tetapi juga sebagai ruang dialog dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga verifikasi untuk membangun pemahaman yang sama mengenai implementasi P2KDBK di lapangan. Kami berharap perusahaan tidak hanya memahami apa yang harus dipenuhi, tetapi juga memperoleh gambaran yang jelas mengenai bagaimana mempersiapkan dan mengimplementasikannya sesuai dengan kondisi masing-masing perusahaan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Ibnu Pandu Bintang Pamungkas berharap PT SUCOFINDO (PERSERO) dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Perindustrian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan pelaku industri dalam mewujudkan lingkungan industri yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan. Selain meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, implementasi P2KDBK juga diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan, melindungi lingkungan, serta mendukung keberlangsungan operasional industri di Kalimantan Timur.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Provinsi Kalimantan Timur, Heni Purwaningsih menyampaikan bahwa pertumbuhan industri di Kalimantan Timur harus berjalan seiring dengan penguatan aspek keselamatan dan pengelolaan risiko.

“Kalimantan Timur terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri nasional. Oleh karena itu, kesiapan perusahaan dalam mengelola risiko bahan kimia menjadi hal yang sangat penting. Melalui kegiatan ini, kami berharap perusahaan dapat semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan, memperkuat sistem tanggap darurat, serta meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, masyarakat, dan lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya,” tuturnya.

Pada sesi sosialisasi, Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustrian, Rizky Aditya Wijaya, menyampaikan bahwa penerapan P2KDBK menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong industri yang lebih tertib, patuh, dan berdaya saing.

“P2KDBK bukan sekadar dokumen yang harus dimiliki perusahaan, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan industri dalam mengelola risiko bahan kimia. Melalui penerapan yang baik, perusahaan dapat meningkatkan perlindungan terhadap pekerja, lingkungan, serta menjaga keberlangsungan operasional usaha,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Project Manager SBU Perdagangan, Industri, Kelautan PT SUCOFINDO (PERSERO), Ahmedi Ershad turut memaparkan peran PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam mendukung implementasi P2KDBK melalui layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC).

“SUCOFINDO memberikan dukungan kepada pelaku industri melalui layanan verifikasi dokumen dan lapangan, evaluasi kesiapan sistem tanggap darurat, serta sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman mengenai tata cara penyusunan dokumen, mekanisme verifikasi, urgensi penerapan P2KDBK, hingga tahapan penerbitan perizinan berbasis risiko yang terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Langkah ini penting untuk membantu perusahaan memenuhi kewajiban sebelum batas waktu pemenuhan yang ditetapkan pemerintah pada 30 November 2026,” paparnya.

Selain sesi sosialisasi, peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti coaching clinic yang memungkinkan konsultasi secara langsung terkait penyusunan dokumen, identifikasi risiko, kesiapan tanggap darurat, hingga proses verifikasi dan sertifikasi P2KDBK. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu perusahaan menyusun langkah yang tepat dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

banner 336x280
Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.