Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”

by -69 Views
Public
banner 468x60

Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen, tetapi dari seberapa konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan. Langkah ini semakin penting bagi PAM JAYA, termasuk dalam persiapan menuju transformasi kelembagaan yang lebih besar”, ujar Sofyan.

Jakarta, 7 Oktober 2026 – PAM JAYA mencatat
skor Good Corporate
Governance (GCG) sebesar
87,099 dengan predikat “Sangat Baik” pada tahun 2025. Capaian tersebut
meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang memperoleh skor 85,9,
sekaligus mencerminkan semakin kuatnya
sistem pengelolaan dan proses bisnis
PAM JAYA dalam menjalankan perusahaan secara
profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Assessment GCG ini dilakukan
oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI
Jakarta.

banner 336x280

Peningkatan tersebut menjadi bagian penting dalam
perjalanan PAM JAYA sebagai perusahaan yang terus berkembang sekaligus
mengemban tanggung jawab dalam menyediakan layanan air minum perpipaan bagi
masyarakat Jakarta. Di tengah upaya memperluas cakupan layanan, penguatan
sistem internal menjadi fondasi agar setiap keputusan dan proses bisnis dapat
berjalan secara terarah serta memberikan manfaat bagi perusahaan dan
masyarakat.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, mengatakan peningkatan skor GCG menjadi
bagian dari penguatan PAM JAYA sebagai perusahaan yang semakin profesional dan tertata.

“Skor dan predikat Sangat Baik ini menjadi cerminan bahwa PAM JAYA terus membangun perusahaan yang sehat, transparan, akuntabel dan memiliki
proses bisnis yang semakin
tertata. Ketika tata kelola perusahaan semakin baik, kepercayaan juga semakin kuat, dari
situlah perusahaan memiliki fondasi yang lebih baik untuk terus bertumbuh dan
memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujar Arief.

Menurutnya, penguatan tata kelola juga sejalan dengan nilai
budaya kerja PAM JAYA, yaitu BERKOMITMEN. Nilai tersebut menjadi landasan bagi
PAM JAYA untuk menjalankan pekerjaan secara bertanggung jawab, menjaga
integritas, serta memastikan setiap keputusan dan proses bisnis memberikan
manfaat bagi perusahaan dan masyarakat.

Penguatan GCG menjadi
bagian penting dalam transformasi PAM JAYA untuk membangun perusahaan yang
semakin profesional dan memiliki proses bisnis yang semakin tertata. Penguatan
tersebut mencakup bagaimana perusahaan menjalankan pengendalian, mengambil keputusan,
serta memastikan setiap proses bisnis dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Perwakilan BPKP DKI Jakarta,
Sofyan Antonius, menilai
penguatan GCG menjadi bagian penting dalam memastikan
transformasi PAM JAYA berjalan dengan arah yang semakin kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, tata kelola yang baik perlu terus diperkuat
seiring dengan perkembangan perusahaan dan tantangan yang semakin kompleks
dalam menjalankan layanan publik.

“Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen,
tetapi dari seberapa
konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas,
responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan. Langkah ini semakin
penting bagi PAM JAYA, termasuk dalam persiapan menuju transformasi kelembagaan
yang lebih besar”, ujar Sofyan.

Bagi PAM JAYA, penguatan tata kelola berjalan beriringan
dengan upaya pencapaian target 100% cakupan
layanan air minum perpipaan tahun 2029. Dengan
tata kelola yang semakin baik, PAM JAYA terus
memperkuat fondasi perusahaan agar mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus
menghadirkan pelayanan air minum perpipaan yang semakin baik bagi warga
Jakarta.

Capaian skor GCG tahun 2025 ini menjadi
indikator bahwa transformasi PAM JAYA terus diarahkan untuk membangun
perusahaan yang sehat, profesional, transparan, terpercaya dan berorientasi
pada pelayanan publik.

banner 336x280
Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.