Resmi Dibuka, Pameran Trinetra Ajak Pengunjung Menilik Perkembangan Dunia Medis Kesehatan Mata

by -2 Views
image
banner 468x60
image

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menggelar pameran Trinetra di Museum Dr. YAP, Kota Yogyakarta. Acara yang resmi dibuka Selasa (13/10/2026) ini mengusung tema ‘Lensa Mata, Mata Hati, Mata Angin’.

Tema ‘Trinetra: Lensa Mata, Mata Hati, Mata Angin’ mengangkat filosofi tiga mata Dewa Siwa sebagai ajakan untuk melihat dunia secara lebih utuh. Melalui tiga zona pameran, pengunjung akan diajak menelusuri perkembangan ilmu dan praktik medis, memahami peran pendidikan dan budi pekerti dalam membebaskan pikiran, serta membaca arah perubahan zaman dan pentingnya menjaga kedaulatan bangsa.

banner 336x280

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, mengatakan Trinetra merupakan proyek akhir dari program Museum Youth Internship 2026 yang diinisiasi untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa magang dalam mengelola museum.

“Jadi ini merupakan sebuah program yang memang kami inisiasi dari Dinas Kebudayaan Kundha Kabudayan Kota Yogyakarta untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk belajar langsung di beberapa museum,” ujar Yetti dalam sambutannya.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi upaya untuk mengoptimalkan potensi museum, termasuk dalam memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan sejarah dan budaya. Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan gagasan dan ide segar agar museum semakin dikenal dan menarik untuk dikunjungi.

Penyelenggaraan Trinetra juga menjadi bagian dari momentum peringatan Hari Museum Indonesia yang jatuh pada 12 Oktober. Melalui pameran ini, museum diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga ruang belajar yang relevan dengan kehidupan masyarakat masa kini.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Dr. Yap, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GPBH) H. Prabukusumo dalam sambutannya menjelaskan tentang pentingnya merawat peralatan medis lawas sebagai bagian dari sejarah perkembangan ilmu kesehatan mata. Koleksi tersebut dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi saat ini, termasuk tenaga medis muda, untuk memahami sejarah perjalanan teknologi kedokteran.

“Alat-alat yang lama sudah tidak digunakan, kita pelihara, kita rawat ini supaya dokter-dokter koas di sini juga bisa melihat bahwa itu peralatan-peralatan seperti itu zaman dulu” ujarnya.

Pameran Trinetra akan berlangsung dari tanggal 13-17 Oktober 2026 dan bertempat di Museum Dr. YAP, Kota Yogyakarta. Masyarakat yang tertarik untuk datang tidak dikenakan biaya alias gratis.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.