Rektor UMJ: Transformasi Ekonomi Harus Berbasis Nilai dan Berdampak Bagi Masyarakat

by -4 Views
banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof Dr Ma’mun Murod, M.Si menegaskan, transformasi ekonomi harus berlandaskan nilai-nilai moral serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

banner 336x280

Ia menyampaikan pernyataan ini pada 2nd International Conference on Economics, Management and Accounting (ICEMA) 2026, bagian dari rangkaian Kongres dan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (AFEB PTMA) Tahun 2026.

Agenda tersebut berlangsung di Auditorium KH Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia UMJ, Selasa (4/8/2026) dan dihadiri akademisi, peneliti, serta peserta dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Ma’mun mengatakan, kolaborasi akademik merupakan fondasi penting dalam menghasilkan solusi atas berbagai tantangan global.

Menurutnya, tema konferensi mencerminkan kondisi dunia yang tengah mengalami perubahan sangat cepat akibat revolusi digital, perkembangan kecerdasan artifisial, transformasi bisnis, perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik global yang melahirkan paradigma baru dalam ilmu ekonomi, manajemen, dan akuntansi.

“Transformasi yang berlangsung sangat cepat harus tetap berpijak pada nilai sehingga menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Nilai etika, keadilan, integritas, dan kemanusiaan harus menjadi fondasi setiap inovasi yang kita ciptakan,” ujarnya.

Ma’mun menambahkan, dalam perspektif Islam, pembangunan ekonomi tidak hanya diukur melalui peningkatan pendapatan per kapita, tetapi juga dari hadirnya kemaslahatan bersama, pemerataan kesejahteraan yang berkeadilan, serta tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Menurutnya akademisi, perumus kebijakan, maupun pelaku ekonomi memiliki tanggung jawab strategis menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan ketimpangan ekonomi di Indonesia sekaligus memberikan kritik yang konstruktif terhadap kebijakan publik.

Ma’mun juga berharap konferensi ini tidak berhenti pada presentasi hasil penelitian semata, tetapi mampu menghasilkan jejaring kolaborasi internasional, publikasi ilmiah berkualitas, riset bersama, pertukaran akademik, hingga rekomendasi kebijakan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional maupun global serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Konferensi ini menjadi komitmen untuk menjawab tantangan atas eknomi baik di Indonesia maupun global,” tutupnya.

Kongres AFEB PTMA 2026 ini berlangsung selama tiga hari, 4-6 Agustus 2026, mengangkat tema From Values to Impact: Advancing Digital, Inclusive, Sustainable, and Islamic Economies.

Rangkaian kegiatan meliputi sidang organisasi AFEB PTMA, penyusunan program kerja nasional, 2nd International Conference on Economics, Management and Accounting (ICEMA) 2026, International Collaboration Forum (ICF), penandatanganan kerja sama internasional, hingga berbagai agenda akademik dan kelembagaan lainnya.

Penyelenggaraan kegiatan ini turut didukung sejumlah co-host yaitu Universitas Muhammadiyah (UM) Semarang, UM Sidoarjo, UM Kalianda, UM Yogyakarta, UM Prof Dr Hamka, UM Gresik, UM Jember, UM Palopo, UM Kalimantan Timur dan UM Tangerang.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor, di antaranya Adira Finance Syariah, Asuransi Takaful Ulum, Ayam Joyo Highres, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat, Bank Syariah Indonesia, CIMB Auto finance, Mentari Madani, Pertamina, Zurich Insurance, CPA Australia.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.