
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — SDK Sang Timur Yogyakarta memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-62, Sabtu (26/9/2026). Mengusung tema ‘Sehat tanpa Batas, Karya tanpa Henti, Sang Timur Selalu di Hati’, peringatan ini menjadi momentum bagi sekolah untuk merefleksikan perjalanan panjang dalam mendampingi generasi sekaligus menatap pengembangan pendidikan ke depan.
Kepala Sekolah SDK Sang Timur Yogyakarta, Suster Marselina Artasa Longga, PIJ mengatakan, perjalanan 62 tahun bukanlah waktu yang singkat. Selama lebih dari enam dekade, sekolah telah melewati berbagai proses pendidikan dan melahirkan generasi yang kini telah berkembang di berbagai bidang.
“62 tahun itu bukan perjalanan yang singkat, tapi perjalanan yang sudah panjang bagaimana para pendahulu telah merintis generasi-generasi yang sekarang sudah bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, sudah sukses sehingga pada hari ini mereka ikut terlibat dalam menyukseskan acara Hari Ulang Tahun 62 SDK Sang Timur,” kata Suster Marselina saat diwawancara di sela-sela acara, Sabtu (26/9/2026).
Menurutnya, refleksi perjalanan tersebut menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pendidikan karakter menjadi bagian yang terus diperkuat melalui kerja sama dengan orang tua, komite sekolah, maupun mitra lainnya.
“Yang ingin kami kembangkan bersama para orang tua, para komite sekolah, atau mitra kerja yang lain yaitu pendidikan untuk anak-anak bukan hanya secara intelektual, melainkan juga karakternya yang akan terus kami dorong agar membentuk pribadi yang lebih baik yang berguna bagi masyarakat dan juga negara,” ujarnya.
Saat ini, SDK Sang Timur Yogyakarta memiliki 219 siswa. Sekolah juga mengembangkan berbagai kegiatan untuk mendukung minat dan bakat siswa, di antaranya drumband, angklung, futsal, bina vokal, serta sejumlah kegiatan ekstrakurikuler lainnya.
Suster Marselina menyebut, salah satu tantangan sekolah ke depan adalah menjaring peserta didik baru di tengah semakin banyaknya sekolah yang tumbuh dan berkembang di sekitar Yogyakarta. Karena itu, sekolah bersama komite, orang tua, dan guru berupaya memperkenalkan SDK Sang Timur kepada masyarakat secara lebih luas.
“Harapannya semoga banyak orang tua yang terbuka untuk menyekolahkan putra dan putrinya di SDK Sang Timur sehingga kita semakin SDK Sang Timur semakin jaya,” katanya.
Ketua Panitia HUT ke-62 SDK Sang Timur Yogyakarta, Afandi mengatakan, peringatan ulang tahun juga menjadi momentum untuk mengingat kembali kontribusi para pendahulu dan pendidik yang telah membangun sekolah selama puluhan tahun.
Ia mengatakan, perayaan HUT tahun ini sengaja dikemas dengan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak. Selain jalan sehat dan karnaval drumband, terdapat lomba mewarnai dan tari antar-TK tingkat DIY, penampilan ekstrakurikuler, serta keterlibatan alumni melalui penampilan grup-grup band alumni.
“Semua berkolaborasi untuk menyukseskan HUT yang ke-62 SDK Sang Timur Yogyakarta,” ujarnya.
Afandi berharap rangkaian kegiatan tersebut membuat keberadaan SDK Sang Timur semakin dikenal masyarakat, khususnya di Yogyakarta. Menurutnya, sekolah perlu terus bergerak dan menghadirkan kegiatan yang mampu menjawab perkembangan dunia pendidikan.
“Harapannya semakin dikenal oleh masyarakat umum terutama di Yogyakarta. Kita tahu bahwa sekolah-sekolah pesaing itu sekarang sudah mulai tumbuh dan berkembang. Kita enggak mau ketinggalan dengan sekolah-sekolah yang lain,” katanya.
Ketua Komite SDK Sang Timur Yogyakarta, Antonius Galih Artanto menambahkan, sinergi antara sekolah dan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan pengembangan sekolah. Komite berupaya menjadi jembatan komunikasi agar informasi maupun berbagai kegiatan sekolah dapat tersampaikan dengan baik kepada orang tua.
“Kami selalu menjalin komunikasi yang baik dan bisa bersinergi karena dari komite merupakan jembatan komunikasi yang terjalin antara orang tua dengan sekolah,” kata Galih.
Ia mengatakan, pengembangan sarana dan prasarana juga menjadi salah satu perhatian ke depan. Sekolah, disebutnya telah memiliki sejumlah rencana pengembangan yang masih perlu dibahas bersama stakeholder dan yayasan.
Menurutnya, pengembangan tersebut dapat berupa perbaikan maupun penambahan fasilitas. Beberapa pembenahan juga telah dilakukan, salah satunya area parkir di lingkungan biara yang kini telah dikonblok dan ditata lebih rapi.
“Ya, semuanya pasti membutuhkan waktu, proses, dan juga rencana yang baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta yang juga alumni SDK Sang Timur, Susanto Dwi Antoro mengatakan, perjalanan 62 tahun SDK Sang Timur menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya memiliki peran dalam lingkungan internal yayasan, tetapi juga memberikan dampak bagi masyarakat dan dunia pendidikan di Kota Yogyakarta.
“Kebetulan saya juga alumni, perkembangannya tidak hanya konsentrasi di internal yayasan atau pendidikan tapi juga mempunyai dampak kepada masyarakat sekitar, kemudian portofolio di pendidikan di Kota Yogyakarta,” kata Susanto.
Menurutnya, momentum HUT ke-62 harus menjadi kesempatan untuk memperkuat keterlibatan yayasan, guru, alumni, dan seluruh elemen sekolah dalam meningkatkan kapasitas pendidikan. Pengembangan tidak hanya menyangkut fasilitas, tetapi juga kualitas tenaga pengajar.
Ia melihat SDK Sang Timur tetap mempertahankan karakter bangunan dan lingkungan sekolah yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjangnya. Namun, di tengah perkembangan dan persaingan sekolah swasta, inovasi tetap diperlukan agar sekolah tidak terjebak dalam zona nyaman.
“Tidak boleh terus stuck di zona nyaman hanya di sini tapi seluruh peningkatan harus update terkait dengan bagaimana hari ini juga dituntut untuk kompetitor beberapa SD swasta pun yang lainnya,” ujarnya.
Susanto juga mendorong agar peningkatan kapasitas tenaga pengajar terus dilakukan agar pengembangan sekolah ke depan mempertimbangkan penguatan kemampuan dan program yang lebih berorientasi internasional.
“Peningkatan kapasitas pengajar. Kemudian berbasis internasional ini perlu dipikirkan, di-upgrade ke depan,” katanya.





![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74450 [Aggregator] Downloaded image for imported item #74450](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/potong-tumpeng-peringatan-hari-ulang-tahun-hut-ke-62-tahun_260927161037-461-1-148x111.jpg)



![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74464 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/manager-pln-up3-sedayu-andhy-prasetiawan-dan-kepala-cabang_260927210614-768-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74454 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/para-pemain-timnas-indonesia-berpose-dengan-koleksi-milik-unerd_260927211418-335-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74458 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/general-manager-pln-uid-yogyakarta-deri-prasetio-utomo-menyampaikan_260927210323-513-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74446 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/wakil-wali-kota-yogyakarta-wawan-harmawan-ketiga-kiri-melihat_260927163539-945-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74436 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/kiri-ke-kanan-direktur-tanaman-kelapa-sawit-dan-aneka_260927154606-352-148x111.jpg)

