Pemkot Yogya Hadirkan Empat Layanan Publik ke Titik Nol Kilometer, Ada Pendaftaran Perlinsos

by -9 Views
image
banner 468x60
image

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Berbagai layanan publik dihadirkan di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta dalam rangka memeriahkan HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Ahad (11/10/2026). Ratusan masyarakat memanfaatkan sejumlah layanan secara langsung, mulai dari cek kesehatan gratis (CKG), pemeriksaan dan pembersihan telinga, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital.

Layanan yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan rumah sakit milik pemerintah tersebut menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Warga yang sedang beraktivitas di kawasan Malioboro pun bisa mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor pemerintahan atau fasilitas kesehatan.

banner 336x280

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dr. Lana Unwanah, mengatakan pihaknya menyediakan layanan CKG dengan kuota sebanyak 270 orang.

“Kuotanya sesuai dengan HUT Kota Yogyakarta sejumlah 270, tapi kami tetap menerima. Kelihatannya membludak dari pagi,” ujar Lana saat diwawancara Republika di kawasan Titik Nol Yogyakarta, Ahad.

Pemeriksaan yang diberikan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan untuk mengetahui status gizi, pemeriksaan tekanan darah, tes gula darah dan kolesterol, serta konsultasi dengan dokter dan petugas gizi.

dr. Lana menyebut layanan CKG di ruang publik menjadi salah satu cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memeriksakan kondisi kesehatan. Meski pemeriksaan serupa rutin tersedia di puskesmas, antusiasme masyarakat dinilainya lebih tinggi ketika layanan dibawa langsung ke tempat mereka beraktivitas.

“Masyarakat memang kelihatannya lebih senang kita yang mendatangi, mendekatkan. Padahal sebetulnya setiap hari juga kita buka di puskesmas,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan yang membutuhkan tindak lanjut akan dirujuk ke puskesmas sesuai wilayah masing-masing. Selain penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan jantung serta pembuluh darah, Dinkes Kota Yogyakarta juga terus menggencarkan penemuan kasus tuberkulosis (TB). Upaya tersebut dilakukan melalui skrining gejala, pemeriksaan rontgen, hingga pemeriksaan dahak.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung target eliminasi TB pada 2030,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, RSUD Kota Yogyakarta menghadirkan layanan pemeriksaan dan pembersihan telinga. Plt. Wakil Direktur Pelayanan & Kabid Keperawatan RSUD Kota Yogyakarta, dr. Abdul Latief, mengatakan layanan tersebut disediakan untuk 160 orang dengan melibatkan empat dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), serta tim medis.

“Problem pendengaran yang paling banyak salah satunya adalah pendengaran akibat kurang kebersihan. Mungkin banyak warga yang tidak aware atau tidak peduli terhadap kebersihan telinganya. Kami ingin memfasilitasi itu sebagai bentuk kepedulian RSUD terhadap warga masyarakat,” kata dr. Latief.

Warga yang membutuhkan pembersihan telinga dapat langsung memperoleh tindakan di lokasi. Sementara itu, apabila ditemukan kelainan yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pasien juga akan dirujuk ke rumah sakit.

“Langsung dibersihkan. Kalau memang ada kesulitan atau mungkin ada kelainan yang complicated kita rujuk ke rumah sakit,” ucapnya.

Selain layanan kesehatan, Dinas Sosial Kota Yogyakarta membuka pendaftaran Perlinsos Digital bagi warga Kota Yogyakarta. Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Patricia Heny Dian Anitasari, mengatakan layanan ini disiapkan untuk mendukung kebijakan digitalisasi pendataan bantuan sosial yang diarahkan pemerintah pusat mulai 2027.

Melalui pendaftaran tersebut, data masyarakat akan dicatat untuk mendukung proses pendataan calon penerima bantuan sosial. Patricia menyebut pendataan menyasar kelompok desil 1 sampai 5.

“Jadi, ini mengikuti arahan dari pemerintah pusat bahwa untuk 2027 nanti pemberian bantuan itu harus menggunakan digitalisasi. Harapannya, warga Kota Yogyakarta sudah mulai bisa mendaftarkan mulai sekarang,” katanya.

Pendaftaran juga dapat dilakukan secara mandiri melalui laman yang disediakan. Bagi masyarakat yang mengalami kesulitan, Dinas Sosial juga menyiapkan agen pendamping untuk membantu proses pendaftaran, termasuk warga lanjut usia yang tidak memiliki telepon pintar.

Ia menyebut pendaftaran yang dibuka di Titik Nol Kilometer menjadi salah satu sarana sosialisasi agar masyarakat mengetahui mekanisme pendataan tersebut. Warga yang belum sempat mendaftar pada kegiatan ini tetap dapat mengakses layanan melalui wilayah masing-masing.

“Nanti ada agen-agen kami yang ada di 45 kelurahan,” ujarnya.

Salah seorang warga Wirobrajan, Riza, mengaku sengaja datang untuk memanfaatkan layanan periksa dan pembersihan telinga. Ia mengatakan belum pernah memeriksakan telinganya sebelumnya, meski tidak merasakan keluhan tertentu.

“Selama hidup saya belum pernah diperiksa siapa pun. Barangkali ada masalah, biar langsung bisa ditangani segera,” ujarnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, Riza mendapat informasi bahwa kondisi telinganya tidak menunjukkan adanya kotoran yang perlu dikhawatirkan. Ia juga menilai pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik.

“Komunikatif, bagus pelayanannya. Semoga sering-sering diadakan kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Indri, warga Kauman, mengaku memanfaatkan layanan aktivasi IKD yang juga dihadirkan oleh Dukcapil Kota Yogyakarta. Ia mengaku terbantu dengan layanan yang digelar di ruang publik tersebut. Ia mengatakan proses aktivasi IKD berlangsung sekitar 10 hingga 15 menit.

“Kalau ada acara seperti ini, kesempatan kita untuk tahu informasi banyak. Tadi langsung daftar dan langsung jadi juga,” ujarnya.

Menurut Indri, pelayanan yang mendekat ke masyarakat memudahkan warga yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengurus administrasi ke Balai Kota.

“Tanpa harus datang ke Balai Kota mencari tempatnya, kita di sini langsung dilayani. Sangat membantu sekali,” katanya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.