Pemda DIY dan PLN Perkuat Kolaborasi Wujudkan Listrik Desa 100 Persen

by -58 Views
image
banner 468x60
image

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY melakukan sinkronisasi program Listrik Desa (Lisdes) dan rencana penyelesaian pembangunan jaringan listrik di sejumlah wilayah DIY. Kegiatan berlangsung di Kantor PLN UID Yogyakarta, Senin (5/10/2026), dengan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogro, serta seluruh Manager UP3 di lingkungan PLN UID Yogyakarta.

Kepala Dinas PUPESDM DIY, Aris Prasena, hadir membuka rapat sinkronisasi. Ia menyambut baik program Lisdes dan bantuan pasang baru listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses kelistrikan masyarakat.

banner 336x280

“Di DIY sudah 100 persen kelurahan yang berlistrik, namun kami masih terus meningkatkan keselamatan ketenagalistrikan dan rasio elektrifikasi yang saat ini mencapai 99,9 persen. Program listrik pedesaan dan bantuan pasang baru listrik menjadi ikhtiar pemerintah agar masyarakat dapat mengakses listrik secara keseluruhan,” ujar Aris.

Aris menambahkan, Dinas PUPESDM DIY berperan melakukan sinkronisasi usulan dan verifikasi data dari pemerintah kabupaten/kota sebelum disampaikan kepada PLN sebagai dasar pelaksanaan program.

“Kami siap bersinkronisasi terkait usulan, lokasi, dan database yang perlu diintervensi melalui program listrik pedesaan maupun bantuan pasang baru listrik. Harapannya, satu sampai dua tahun ke depan persoalan ini dapat terselesaikan di DIY,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, PLN memaparkan program Lisdes DIY tahun 2026 yang mencakup 27 lokasi di empat kabupaten, yakni Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, dan Sleman, dengan total 135 calon pelanggan. Program tersebut mencakup pembangunan 0,25 kilometer jaringan tegangan menengah (JTM), 8,67 kilometer jaringan tegangan rendah (JTR), serta gardu distribusi berkapasitas 300 kVA.

Hingga 5 Oktober 2026, progres pembangunan Lisdes UID Yogyakarta telah mencapai 70,82 persen. Berdasarkan wilayah kerja, progres UP3 Yogyakarta dan Wonosari telah mencapai 100 persen, UP3 Sedayu 51 persen, dan UP3 Sleman 50 persen.

General Manager PLN UID Yogyakarta Deri Prasetio Utomo mengatakan, sinkronisasi bersama pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan program berjalan tepat sasaran sekaligus mempercepat penyelesaian pembangunan.

“PLN berkomitmen memperluas akses listrik bagi masyarakat di DIY. Dengan sinergi bersama pemerintah daerah, kami memastikan usulan, data calon pelanggan, lokasi, serta kesiapan pembangunan dapat tersinkronisasi sehingga pekerjaan di lapangan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Deri.

Melalui koordinasi tersebut, PLN dan Pemerintah DIY berkomitmen memperkuat sinergi dalam penyelesaian program Lisdes, termasuk validasi data, kesiapan lokasi, perizinan, dan dukungan pemerintah daerah, sehingga semakin banyak masyarakat dapat menikmati akses listrik yang andal. Program ini juga sebagai upaya pemerintah dalam melakukan pemerataan pembangunan untuk menciptakan keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.