
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sebanyak 100 penyandang disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti pelatihan membatik selama satu bulan untuk mengembangkan keterampilan dan membuka peluang usaha. Program yang didukung Mandiri Utama Finance (MUF) bersama Yayasan Difabelzone tersebut juga memberikan peralatan membatik kepada peserta.
Peserta berasal dari Bantul, Sleman, Kulon Progo, Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta. Pelatihan tersebut mencakup pengembangan keterampilan membatik hingga menghasilkan produk yang memiliki nilai jual.
Corporate Secretary & Legal Division Head Mandiri Utama Finance Elisabeth L. Sirait mengatakan, keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif.
“Melalui program ini, MUF ingin mendukung para penyandang disabilitas dalam mengembangkan keterampilan dan kreativitas membatik sehingga dapat menghasilkan karya bernilai ekonomi serta membuka peluang menuju kemandirian,” ujar Elisabeth dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).
Branch Manager Mandiri Utama Finance Yogyakarta Sulasno mengatakan, hasil pelatihan diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk dan usaha.
“Semoga dari kegiatan membatik ini lahir karya-karya yang membanggakan, memiliki nilai ekonomi, serta mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Sulasno.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan, keterampilan membatik dapat menjadi sarana membangun kemandirian sekaligus mempertahankan nilai budaya. Ia berharap muncul identitas batik difabel Yogyakarta dengan karakter tersendiri.
Kepala Dinas Sosial DIY Suyarno mengatakan, pemberdayaan penyandang disabilitas perlu disertai akses dan kesempatan untuk berkarya secara berkelanjutan.
“Pemberdayaan penyandang disabilitas tidak hanya dilakukan melalui pemberian bantuan, tetapi juga dengan membuka akses dan kesempatan agar mereka dapat berkarya secara berkelanjutan,” kata Suyarno.
Peserta program berasal dari beragam jenis disabilitas, antara lain daksa, cerebral palsy, polio, rungu wicara, tunagrahita, tunalaras, low vision, hingga autisme.
Pelatihan berlangsung selama satu bulan dan hasil karya peserta direncanakan dipamerkan pada 3 Desember 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas.





![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74265 [Aggregator] Downloaded image for imported item #74265](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/260923185059-901-1-148x111.jpg)



![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74261 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/aktivitas-di-outlet-marugame-udon-jalan-kaliurang-sleman-diy_260923173609-759-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74257 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/pt-pln-persero-unit-induk-distribusi-uid-yogyakarta-mengunjungi_260923143322-205-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74251 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/260923142332-783-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74241 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/konferensi-pers-global-innovation-and-future-technology-summit-gifts_260923135444-998-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74218 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/ilustrasi-sebuah-rumah-tertimbun-tanah_251129182420-151-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74086 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/260921133723-701-148x111.jpg)
![[Aggregator] Downloaded image for imported item #74066 image](https://jogjakini.com/wp-content/uploads/2026/09/tangkapan-layar-video-yang-diduga-memperlihatkan-salah-seorang-pegawai_260921084001-472-148x111.jpg)