Mengaji di Sela Kesibukan Kerja, Arabi Tawarkan Jenjang Tahsin hingga Tahfidz

by -3 Views
image
banner 468x60
image

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Keinginan memperbaiki bacaan Alquran atau memahami bahasa Arab kerap muncul di tengah kesibukan kerja dan sering tertunda karena jadwal yang padat serta rasa sungkan memulai dari awal di usia dewasa. Kebutuhan itulah yang dijawab lewat jalur belajar berjenjang yang bisa ditempuh siapa saja, dari mana saja.

Melalui les privat mengaji Arabi, setiap peserta belajar satu per satu bersama ustadz atau ustadzah, tatap muka di rumah maupun online lewat video call. Waktu sesi disusun mengikuti kesibukan peserta, termasuk malam hari dan akhir pekan, sehingga pekerja kantoran, pelajar, hingga lansia tetap bisa rutin mengaji.

banner 336x280

Arabi (arabi.id) adalah pusat pendidikan Islam yang mengajarkan mengaji Alquran, tahfidz, bahasa Arab, kaligrafi, dan studi Islam secara privat satu per satu, tatap muka maupun online, untuk semua usia.

Arabi saat ini telah membimbing lebih dari 12 ribu santri dan didukung lebih dari 5.000 pengajar Alquran dan bahasa Arab di seluruh Indonesia. Katalognya memuat 15 program dari empat disiplin inti, yaitu Alquran, bahasa Arab, seni Islam, dan studi Islam.

Seluruh program itu berpijak pada satu kerangka jenjang yang sama, yakni enam tingkat kemampuan untuk setiap program. Setiap tingkat ditutup dengan munaqasyah, ujian jenjang yang menilai kelancaran, ketepatan, dan kebenaran makhraj. Peserta naik tingkat setelah benar-benar menguasai tingkat sebelumnya.

“Orang dewasa sering merasa sudah terlambat untuk belajar mengaji dari huruf hijaiyah. Karena itu, pertemuan pertama kami awali dengan asesmen bacaan yang ramah, lalu peserta ditempatkan pada jenjang yang sesuai. Ada yang mulai dari pengenalan huruf, ada pula yang tinggal merapikan tajwid,” kata Muhammad Faizin, Koordinator Kurikulum Arabi.

Jalur Alquran di Arabi tersusun sebagai tangga. Tahap mengaji membawa peserta dari huruf hijaiyah, harakat, dan tajwid dasar sampai membaca langsung dari mushaf. Tahap tahsin menyempurnakan bacaan melalui makhraj, sifat huruf, hukum tajwid, serta waqaf dan ibtida. Setelah bacaan kokoh, peserta dapat melangkah ke tahfidz yang dimulai dari Juz 30, dengan pola sabaq untuk setoran hafalan baru, sabqi untuk mengulang hafalan pekan berjalan, dan manzil untuk murajaah hafalan lama.

Bagi peserta yang ingin memahami makna bacaannya, jalur bahasa Arab berangkat dari kosakata dan percakapan, berlanjut ke nahwu dan shorof, hingga membaca teks Arab gundul dan balaghah. Materinya berfondasi pada pendekatan buku Madinah yang mengenalkan kaidah lewat contoh dan pola, dilengkapi harakat penuh untuk memudahkan pemula.

“Jenjang yang jelas membantu peserta yang waktunya terbatas. Mereka tahu posisi mereka sekarang, apa yang sedang dikuasai, dan langkah berikutnya. Dengan begitu, satu jam belajar sepulang kantor terasa bermakna dan kemajuannya bisa diukur secara akurat,” ujar Faizin.

Pengajar di Kursus Mengaji Arabi berasal dari beragam kampus dan lembaga keislaman, di antaranya Universitas Al-Azhar Kairo, LIPIA Jakarta, Pondok Modern Gontor, serta UIN dan IAIN di berbagai kota. Peserta dapat menyampaikan preferensi belajar bersama ustadz atau ustadzah saat konsultasi awal yang tidak dipungut biaya.

Satu sesi dapat berdurasi 60, 90, atau 120 menit, umumnya satu sampai tiga kali sepekan sesuai target peserta. Untuk kelas online, biaya per sesi berlaku sama di seluruh Indonesia. Jadwal, materi tiap jenjang, dan catatan kemajuan dapat dipantau melalui aplikasi Arabi dari ponsel maupun komputer.

Menurut Faizin, adab tetap menjadi bagian dari setiap sesi. “Kami ingin setiap peserta, berapa pun usianya, merasa tenang saat belajar. Bacaan yang benar tumbuh dari bimbingan yang sabar dan pengulangan yang istiqamah, dan itulah yang kami jaga di setiap jenjang,” tuturnya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.