Maxim Indonesia Sayangkan Aksi Penyegelan Kantor Cabangnya di Yogyakarta

by -118 Views
image
banner 468x60
image

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Perusahaan aplikasi transportasi daring Maxim Indonesia baru-baru ini menyayangkan tindakan penyegelan kantor cabang Maxim Yogyakarta yang dilakukan secara sepihak dalam rangkaian aksi demonstrasi.

“Kantor operasional Maxim berfungsi sebagai pusat layanan, pelatihan, dan sarana komunikasi bagi para mitra dan pelanggan. Oleh karena itu, setiap tindakan penertiban terhadap fasilitas operasional seharusnya dilakukan secara hati-hati, melalui dialog, serta sesuai dengan prosedur dan kewenangan yang berlaku,” ujar Director Development Maxim Indonesia, Dirhamsyah, dalam siaran pers yang diterima Republika, Sabtu (2/10/2026).

banner 336x280

Ia menyatakan pihaknya menghormati setiap masukan, kritik dan saran dari mitra pengemudi. “Setiap masukan yang diberikan tentunya akan kami cermati dan proses

sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya.

Maxim juga akan terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan baik bagi pengguna maupun mitra pengemudi. “Tentunya, kami mendorong kepada seluruh pihak untuk dapat menyampaikan aspirasi melalui ruang dialog inklusif. Dapat kami sampaikan juga bahwa layanan Maxim tetap berjalan secara normal dan pengguna tetap dapat

memesan layanan Maxim di aplikasi. Kami mengimbau pengemudi untuk tidak

mudah terprovokasi dan tetap menjaga ketertiban umum,” katanya.

Menanggapi tuntutan para driver, ia menegaskan bahwa Program Turbo merupakan program yang bersifat opsional dan tidak wajib diikuti oleh mitra pengemudi. Program Turbo tersedia bagi mitra yang ingin mendapatkan prioritas lebih tinggi selama lima jam dengan biaya tertentu.

“Keikutsertaan dalam program Turbo bersifat sukarela dan dapat

menjadi pilihan bagi mitra yang menjalankan aktivitas sebagai pengemudi

secara paruh waktu. Mitra pengemudi yang  memilih untuk tidak mengikuti

program Turbo tetap dapat menerima orderan dan memperoleh penghasilan

sesuai dengan mekanisme standar distribusi pesanan yang berlaku,” katanya.

Mengenai komisi aplikasi, Maxim telah menerapkan komisi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan besaran berada pada rentang 0–8 persen.  Sementara itu, biaya platform telah diperhitungkan berdasarkan tarif dasar dan tidak dibayarkan secara terpisah oleh mitra pengemudi.

“Biaya tersebut digunakan untuk mendukung operasional, pemeliharaan layanan, serta pengembangan teknologi dan berbagai fitur yang tersedia dalam aplikasi agar dapat beroperasi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, terkait pendaftaran mitra pengemudi baru, Maxim

berkomitmen untuk tetap membuka kesempatan bagi masyarakat di seluruh

Indonesia yang ingin bergabung sebagai mitra pengemudi. Di saat yang

sama, perusahaan secara berkala melakukan evaluasi dan perhitungan

terhadap kebutuhan mitra pengemudi di berbagai wilayah dengan

mempertimbangkan perkembangan permintaan layanan.

“Langkah ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan mitra pengemudi dan kebutuhan pengguna (supply and demand), sehingga layanan dapat tetap berjalan secara optimal,” katanya.

Di sisi lain, seiring dengan perkembangan pasar dan meningkatnya popularitas layanan Maxim, jumlah pesanan juga terus bertumbuh. Oleh karena itu, pertumbuhan jumlah mitra pengemudi merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan layanan dan kebutuhan pengguna.

Sebelumnya, puluhan mitra driver ojek online (ojol) Maxim di Yogyakarta menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Maxim, Jalan Seturan, Depok, Sleman, Yogyakarta, Rabu (23/9/2026). Para mitra menyoroti program Turbo berbayar, penyesuaian tarif perjalanan, transparansi potongan, hingga terus bertambahnya jumlah mitra driver di tengah keterbatasan order.

Dalam aksi ini, para massa juga turut menyegel kantor Maxim Yogyakarta sebagai bentuk protes sampai mereka mendapatkan kejelasan atas tuntutan-tuntutan yang telah disampaikan.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.