Yogyakarta, CNN Indonesia —
Seorang pria berinisial MN (32) diduga membakar rumah orang tuanya di Ngebel, Tamantirto, Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY karena emosi tak diberi uang Rp15 juta.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/7) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas menerima laporan mengenai hal tersebut dan langsung menuju lokasi.
“Peristiwa ini berawal dari adanya persoalan di dalam keluarga. Pelaku meminta uang kepada orang tuanya sebesar Rp15 juta untuk mengambil sepeda motor dan membayar angsuran,” kata Rita dalam keterangannya, Kamis (23/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Orang tuanya sebenarnya sudah berusaha mencarikan dana, tetapi pelaku tidak sabar hingga akhirnya terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi pembakaran,” sambungnya.
Rita berujar, hasil pemeriksaan saksi mengungkap bahwa pelaku diduga telah merencanakan aksi tersebut sejak sehari sebelumnya. Kendati, rencana itu urung ia lakukan dan baru direalisasikan pada Kamis malam usai situasi di rumah kembali memanas.
Rita melanjutkan, sekitar pukul 19.30 WIB sejumlah warga bersama perangkat wilayah dan Bhabinkamtibmas mendatangi rumah tersebut. Mereka berupaya meredakan situasi. Tapi pelaku tak bisa dikendalian, meski sempat dilakukan pendekatan secara persuasif.
Kata Rita, pelaku menyiram salah satu kamar menggunakan Pertalite dan membakarnya sekitar pukul 20.30 WIB. Melihat api mulai membesar, Bhabinkamtibmas bersama warga langsung berupaya memadamkan kobaran api sehingga si jago merah berhasil dikendalikan dan tidak merembet.
Dalam proses pemadaman itu, seorang petugas Bhabinkamtibmas, Bripka Agustinus Sulistiyono mengalami luka bakar pada kedua telapak tangan dan kedua telapak kaki akibat kontak langsung dengan kobaran api.
“Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Kasihan 1 untuk mendapatkan penanganan medis. Berkat respons cepat warga dan petugas, api berhasil dipadamkan sehingga kebakaran tidak meluas,” katanya.
Pelaku MN (32) juga mengalami luka bakar pada bagian kaki bawah dan punggung. Seusai dievakuasi oleh warga, pelaku dibawa ke RS Bethesda untuk mendapatkan penanganan secara medis.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah barang di dalam kamar mengalami kerusakan. Macam kasur, bantal, pakaian, jendela, serta kursi busa. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.
“Dari hasil pendalaman sementara, pelaku memang memiliki riwayat persoalan keluarga dan beberapa kali sudah diperingatkan oleh warga karena dinilai sering membuat keresahan di lingkungan sekitar. Saat ini peristiwa tersebut masih dalam penanganan kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Rita.
(kum/fra)
Add
as a preferred
source on Google











