JETE RUN 2026 Perluas Konsep Festival, Raih Rekor MURI dengan Aktivitas Terbanyak

by -16 Views
banner 468x60

JETE RUN Festival 2026 mencatat rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai ajang lari dengan ragam kegiatan pendukung terbanyak. Berlangsung di Balai Kota Surabaya dan diikuti lebih dari 5.000 peserta, event ini menghadirkan 21 aktivitas yang mencakup olahraga, wellness, lifestyle, kreativitas, hiburan, dan komunitas. JETE juga memperoleh dua rekor MURI lainnya untuk jaringan gerai serta layanan purna jual terbanyak. Melalui penyelenggaraan ini, JETE memperluas konsep event lari menjadi festival yang menghadirkan pengalaman lebih beragam bagi masyarakat.

JETE RUN Festival 2026 membawa format berbeda dalam penyelenggaraannya di Surabaya. Tidak hanya menghadirkan perlombaan lari 5K dan 10K, kegiatan ini menggabungkan olahraga dengan berbagai aktivitas lifestyle, wellness, hiburan, kreativitas, dan komunitas.

banner 336x280

Lebih dari 5.000 pelari ambil bagian dalam event yang digelar di Balai Kota Surabaya dan  dibuka oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Minggu (6/9/2026). Format penyelenggaraan baru ini sukses mengantarkan event tahunan tersebut meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai ajang lari dengan ragam kegiatan pendukung terbanyak.

Konsep Festival Hadir dalam JETE RUN 2026

Konsep festival yang diusung JETE RUN 2026 telah dimulai sebelum pelaksanaan perlombaan. Pengalaman peserta dibangun sejak agenda Race Pack Collection yang berlangsung pada 4–5 September 2026 di Oval Atrium Ciputra World Surabaya.

Pengambilan race pack tersebut digelar bersamaan dengan JETEFEST 2026. Peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati sejumlah aktivitas lain, mulai dari teknologi, komunitas, cosplay dan coswalk, hingga hiburan.

Rangkaian kemudian berlanjut ke race day di Balai Kota Surabaya. Area kegiatan dirancang agar tetap ramai setelah peserta mencapai garis finish. Dengan demikian, pelari tidak harus langsung meninggalkan lokasi setelah menyelesaikan rute dan menerima medali.

Mereka dapat beristirahat, menikmati suasana festival, bertemu komunitas, maupun mengikuti aktivitas lain yang tersedia di sekitar area acara.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman JETE RUN, sehingga event tidak hanya berorientasi pada aktivitas perlombaan, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi bagi masyarakat dengan beragam minat.

Padukan Olahraga dan Lifestyle dalam Satu Event

Sebanyak 21 kegiatan pendukung hadir dalam JETE RUN Festival 2026. Aktivitas tersebut mencakup sejumlah kategori, mulai dari olahraga dan wellness hingga kreativitas, hiburan, serta komunitas.

Untuk aktivitas olahraga, peserta dapat mengikuti pilates, poundfit, senam sehat, dan zumba. Sementara itu, kegiatan kreatif diisi dengan workshop meracik matcha, dekorasi bunga, meracik parfum, membuat aksesori custom, hingga melukis.

Area festival juga dilengkapi dengan kuliner dari sponsor dan pelaku UMKM, live music, serta berbagai permainan. Kehadiran aktivitas tersebut membuat kawasan acara tidak hanya menjadi area perlombaan, tetapi juga ruang berkumpul bagi peserta dan pengunjung.

Unsur lifestyle turut diperluas melalui musik. JETE menghadirkan tiga single yang digunakan sebagai theme song JETE RUN 2026 dan dapat didengarkan melalui Spotify. Founder dan CEO JETE, Jhonny Thio Doran, mengatakan kehadiran musik tersebut menjadi langkah baru dalam rangkaian kegiatan JETE RUN.

“Ini adalah gebrakan baru dari JETE, jadi kami merilis album yang berisi lagu penuh semangat dan bisa buat teman olahraga teman-teman semua. Lagu-lagu tersebut bisa didengarkan di layanan streaming musik Spotify,” ujar Jhonny.

Menurutnya, pengembangan konsep tersebut sejalan dengan upaya JETE menghadirkan aktivitas yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat, termasuk olahraga dan gaya hidup.

Jadi Bagian dari Tiga Rekor MURI

JETE RUN Festival 2026 menjadi salah satu bagian dari pencapaian tiga rekor MURI yang diraih JETE pada September 2026. Selain penghargaan untuk kategori ajang lari dengan ragam kegiatan pendukung terbanyak, JETE juga memperoleh rekor untuk kategori merek aksesoris gawai dengan jaringan gerai terbanyak serta merek aksesoris gawai dengan jaringan layanan purna jual terbanyak.

Penyerahan ketiga penghargaan tersebut berlangsung dalam rangkaian JETE RUN Festival 2026. Pencapaian ini menjadi salah satu penanda perkembangan JETE dalam memperluas kehadiran brand sekaligus membangun ekosistem yang mencakup produk, layanan, aktivitas olahraga, dan komunitas.

Jhonny menilai capaian tersebut tidak berdiri sendiri. Dukungan konsumen, masyarakat, keluarga, serta tim JETE menjadi bagian penting dalam perjalanan hingga pencapaian tersebut diraih.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat di Indonesia yang telah mendukung dan mempercayakan JETE sebagai pilihan Anda dalam beraktivitas sehari-hari. Mulai dari bekerja, berolahraga, dan menikmati hiburan di era digital. Pencapaian luar biasa ini mustahil tercapai tanpa adanya dukungan dari keluarga, tim, konsumen setia JETE dan masyarakat. Sekali lagi, terima kasih untuk semuanya,” ujar Jhonny.

Meski demikian, Jhonny menegaskan bahwa penghargaan MURI tidak menjadi alasan bagi JETE untuk berhenti melakukan pengembangan. Menurutnya, pencapaian tersebut justru menjadi pengingat agar pertumbuhan brand tetap diikuti dengan kualitas dan inovasi.

“Piagam MURI yang didapat memang menjadi pencapaian terbaik di tahun ini. Namun, kita janganlah berada di atas angin dan melupakan kualitas. Ini adalah sebagai pengingat bagi brand untuk terus berinovasi di tengah teknologi yang terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.

Ia menambahkan, pengembangan JETE diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap produk aksesoris gadget, smart home, wearable, serta aktivitas olahraga yang mendukung gaya hidup sehat.

Bawa Pelari Menyusuri Surabaya

Selain konsep festival, perubahan juga terlihat dari pemilihan lokasi JETE RUN 2026. Setelah sebelumnya berlangsung di kawasan Citraland, penyelenggaraan tahun ini menempatkan Balai Kota Surabaya sebagai lokasi start sekaligus finish. Pemilihan lokasi tersebut memberikan pengalaman berbeda karena peserta berlari melewati sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari pusat Kota Surabaya.

Pada kategori 5K, pelari menempuh rute dari Balai Kota menuju Jalan Pemuda, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Gubernur Suryo, dan Jalan Wuni sebelum kembali menuju area finish.

Sementara itu, kategori 10K memiliki lintasan yang lebih panjang. Peserta melewati Jalan Pemuda, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Malang, Blauran, Jalan Bubutan, Jalan Pahlawan, hingga Jalan Yos Sudarso.

Sejumlah ruas yang dilewati peserta merupakan bagian dari kawasan pusat kota sekaligus memiliki keterkaitan dengan sejarah Surabaya. Kehadiran water station dan layanan medis di sepanjang rute turut disiapkan untuk mendukung kebutuhan peserta selama perlombaan.

Jhonny mengatakan pemilihan Balai Kota Surabaya merupakan bagian dari konsep JETE RUN tahun ini untuk memberikan pengalaman yang berbeda kepada peserta.

“JETE RUN tahun ini kita mengambil venue yang berbeda dari sebelum-sebelumnya di Citraland. Balai Kota jadi pilihan karena kita ingin menghadirkan nuansa lari dengan konsep lanskap kota modern khas Surabaya yang penuh nilai sejarah. Jadi, sepanjang rute, pelari akan melintasi jalanan dan tempat bersejarah di kota ini,” ungkap Jhonny.

Dengan perubahan lokasi, rangkaian kegiatan sejak Race Pack Collection, kehadiran musik, hingga 21 aktivitas pendukung, JETE RUN Festival 2026 hadir dengan format yang lebih luas. Lari tetap menjadi inti penyelenggaraan, sementara berbagai aktivitas di sekitarnya menjadikan event tersebut sebagai ruang pertemuan antara olahraga, lifestyle, kreativitas, dan komunitas.

banner 336x280
Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.