Indonesia Perkuat Ekosistem Film Lewat Kolaborasi Strategis dengan Prancis

by -1 Views
banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Kementerian Kebudayaan Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat industri film nasional melalui kerja sama yang lebih erat dengan Prancis. Fokus kolaborasi ini mencakup pengembangan talenta, produksi bersama, preservasi film, hingga pendanaan berkelanjutan, seperti disampaikan para pejabat pada Jumat.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon membahas inisiatif ini dalam sebuah pertemuan di Jakarta bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, dan perwakilan dari Centre national du cinéma et de l’image animée (CNC) Prancis. Fadli menyatakan bahwa Indonesia memandang sektor film dan audiovisual sebagai area kunci untuk menerjemahkan kemitraan budaya dengan Prancis menjadi hasil yang nyata.

banner 336x280

“Kami sepenuhnya berkomitmen untuk memperkuat ekosistem film dengan melestarikan warisan sinematik kami melalui pengarsipan dan restorasi, sambil berinvestasi pada talenta masa depan melalui inkubasi,” ujar Fadli.

Fokus Tata Kelola dan Pendanaan Berkelanjutan

Kedua belah pihak membahas penguatan tata kelola perfilman, pengembangan tenaga kerja, pendanaan berkelanjutan, produksi bersama, animasi, perlindungan kekayaan intelektual, serta pelestarian warisan film melalui pengarsipan dan restorasi. Fadli menambahkan bahwa kementeriannya juga memperkuat institusi perfilman nasional, termasuk manajemen Badan Perfilman Indonesia (BPI) yang baru dilantik.

“Kami ingin membangun mekanisme pembiayaan film yang lebih mandiri dan berkelanjutan, termasuk menjajaki dana abadi dan skema pendanaan jangka panjang lainnya,” katanya. Ia menekankan bahwa pengalaman CNC menjadi referensi penting bagi pengembangan ekosistem film nasional Indonesia.

Program Pertukaran dan Forum Produksi Bersama

Pertemuan tersebut juga menyoroti penyelenggaraan Indonesia-France Film Lab ketiga yang dijadwalkan pada November 2026 di Yogyakarta. Program ini akan mencakup lokakarya penulisan skenario dan pendampingan oleh sekolah film La Fémis dari Prancis. Pada Desember mendatang, CNC akan menjadi tuan rumah forum produksi bersama Indonesia-Prancis pertama di Paris.

Duta Besar Fabien Penone menyambut baik komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama budaya, khususnya di sektor film. Ia menyatakan kesiapan Prancis untuk mendukung pengembangan talenta, kolaborasi industri, dan pertukaran pengetahuan guna mempererat hubungan budaya melalui industri film. Kemitraan ini bertujuan untuk memperluas peluang internasional bagi para pembuat film muda, memperkuat institusi film, melestarikan warisan sinematik, dan mendukung industri film yang berkelanjutan serta kompetitif secara global.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.