Cerita Kepala Barantin Saat Pesawat Citilink Gagal Terbang gegara Masalah Roda

by -1 Views
image
banner 468x60
image

Jakarta –

Penerbangan Citilink QG1100 dengan armada berjenis ATR 72-600 rute Jakarta-Yogyakarta gagal berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, karena masalah pada roda pendaratan. Rupanya, Kepala Badan Karantina (Barantin) Abdul Kadir Karding menjadi salah satu penumpang pesawat tersebut.

banner 336x280

Karding menyebut di dalam pesawat juga ada Ketua Wantimpres Pratikno. Menurut Karding, dirinya yang bertugas sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) hendak membuka gelaran baseball di Prambanan.

“Kami berangkat dari Halim pukul 06.55 pagi. Memang, di awal waktu ketika pesawat ATR Citilink yang kami tumpangi mencoba untuk take-off, pertama gagal take-off, itu yang pertama. Jadi, yang pertama itu terjadi gagal take-off, lalu mutar bandara, sekali, mutar lintasan ya, kemudian take-off,” kata Karding saat dihubungi, Sabtu (17/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baru 15 menit pesawat di udara, pramugari memberitahukan adanya kendala. Karding sempat diminta mempelajari untuk membuka pintu darurat.

“Pamugarinya menyampaikan kepada saya karena kebetulan saya duduk paling belakang, agar berkenan dan bersiap untuk mempelajari apa namanya cara membuka pintu darurat. Waktu itu saya bilang, ‘Sudah kasih ADC saya saja yang polisi dan sebagainya’. Jadi setelah mutar-mutar di sana disampaikan bahwa kemungkinan ada dugaan bannya mengalami masalah,” jelasnya.


ADVERTISEMENT

Karding menyebut, saat itu pesawat berputar-putar di langit kurang lebih satu jam lamanya. Akhirnya, pesawat berhasil kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma dengan selamat.

“Memang ada masalah di terutama di ban ya, terutama di ban. Karena waktu kami turun itu, ada petugas untuk menyiram ban atau mendinginkan ban itu, semprotan itu dan banyak petugas di sekitar pesawat dan kita mendaratnya bukan di dekat Halim, pintu bandara Halim, tetapi mendaratnya di lapangan agak jauh dari ruang tunggu atau ruangan kedatangan,” ucapnya.

Karding bersyukur selamat dari peristiwa tersebut. Dia juga berterima kasih kepada pihak maskapai yang sudah melakukan pendaratan sampai semua penumpang selamat.

Citilink Buka Suara

Pihak maskapai sudah angkat bicara terkait penerbangan Citilink QG1100 dengan armada berjenis ATR 72-600 rute Jakarta-Yogyakarta yang gagal berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma pagi tadi. Pesawat itu gagal berangkat lantaran masalah pada roda pendaratan.

“Pesawat beserta seluruh penumpang telah kembali mendarat dengan selamat di Jakarta. Pesawat selanjutnya ditangani oleh petugas terkait untuk menjalani pemeriksaan intensif lebih lanjut secara menyeluruh,” kata Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink, Tashia Scholz, dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).

Pesawat yang dijadwalkan berangkat pukul 05.55 waktu setempat sempat melakukan prosedur return to base (RTB) dikarenakan adanya kendala teknis pada salah satu roda pendaratan sesaat setelah pesawat lepas landas. Penerbangan dijadwalkan ulang pada sore ini melalui bandara Internasional Soekarno-Hatta

“Saat ini, penerbangan Jakarta-Yogyakarta tersebut rencana akan diberangkatkan kembali menggunakan pesawat pengganti menggunakan jenis pesawat Airbus A320 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Penerbangan dijadwalkan pukul 11.00 waktu setempat dan mendarat di Yogyakarta pada pukul 12.40 waktu setempat,” jelasnya.

Pihak maskapai menyampaikan permintaan maaf atas kendala yang ada. Tashia mengatakan pihaknya senantiasa mengutamakan keselamatan penumpang.

(wnv/fas)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.