BMKG: El Nino Masih Kuat, Awal Musim Hujan di DIY Mundur Hingga Akhir November 2026

by -1 Views
image
banner 468x60
image

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Awal musim hujan 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprediksi mundur setidaknya tiga dasarian dibandingkan kondisi normal. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim hujan baru mulai memasuki wilayah DIY pada dasarian III November 2026 hingga awal Desember 2026.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II BMKG Yogyakarta, Mamenun, mengatakan mundurnya awal musim hujan dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya fenomena El Nino yang berada pada level sangat kuat dan diprediksi bertahan hingga awal 2027. “Prediksi awal musim hujan 2026/2027 mundur kurang lebih 3 dasarian dibandingkan normal atau rata-rata klimatologisnya,” ujar Mamenun saat dihubungi Republika, Kamis (15/10/2026).

banner 336x280

Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah DIY masih mengalami kekeringan dengan durasi hari tanpa hujan (HTH) yang panjang. Berdasarkan pemutakhiran data hingga dasarian I Oktober 2026, HTH terpanjang tercatat di BPP Pajangan, Kabupaten Bantul, mencapai 161 hari.

Meski demikian, Mamenun menyebut catatan tersebut belum melampaui rekor HTH terpanjang yang pernah terjadi pada 2015. Saat itu, ketika El Nino juga terjadi, durasi HTH terpanjang di wilayah DIY tercatat mencapai 245 hari.

“Kalau untuk rekor terpanjang HTH, ada di tahun 2015, yang saat itu juga terjadi El Nino. Untuk 2015, tercatat HTH terpanjang 245 (hari),” katanya.

BMKG, lanjutnya, memperkirakan curah hujan pada dasarian II Oktober hingga dasarian I November 2026 masih berada di bawah normal. Kondisi ini meningkatkan risiko kekeringan meteorologis di seluruh wilayah DIY. Sebelumnya, BMKG juga menetapkan status awas kekeringan meteorologis di seluruh wilayah DIY pada dasarian II Oktober 2026.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.