Bank BSN dan MBC Kembangkan Ekosistem Keuangan Berbasis Emas

by -140 Views
image
banner 468x60
image

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) bekerja sama dengan PT Mentari Bayt Coin (MBC) dalam penyediaan produk emas dan mekanisme pembelian kembali (buyback). Kerja sama tersebut mencakup penyediaan emas batangan Mentari Bayt Coin bagi Bank BSN dan menjadi bagian dari pengembangan layanan keuangan berbasis emas sesuai prinsip syariah.

Kerja sama dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam rangkaian Grand Launching MBC Gold di Ballroom SM Tower Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (19/9/2026).

banner 336x280

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, kerja sama tersebut membuka peluang pengembangan produk dan layanan berbasis emas bagi masyarakat.

“Bank BSN ingin tumbuh bersama ekosistem. Kolaborasi dengan Mentari Bayt Coin ini membuka peluang menghadirkan alternatif produk dan layanan berbasis emas yang melengkapi kebutuhan masyarakat dalam mengelola keuangannya sesuai prinsip syariah,” kata Alex.

Alex mengatakan, emas telah lama digunakan masyarakat Indonesia sebagai salah satu instrumen untuk menjaga nilai aset. Kondisi tersebut membuka ruang bagi perbankan syariah untuk mengembangkan layanan berbasis emas yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat.

“Kolaborasi antara industri perbankan syariah dengan pelaku usaha emas memiliki ruang pengembangan yang luas, terutama ketika didukung oleh ekosistem dan layanan yang semakin terintegrasi,” ujarnya.

Dalam kerja sama tersebut, MBC menyediakan emas batangan Mentari Bayt Coin untuk Bank BSN dengan kemurnian 99,99 persen dan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Produk tersedia dalam denominasi 1 gram hingga 100 gram serta gramasi khusus sesuai kebutuhan Bank BSN.

Transaksi business-to-business (B2B) didukung portal digital MBC. Melalui platform tersebut, Bank BSN dapat memantau harga secara real-time, menerbitkan purchase order (PO), memproses instrumen pembayaran, melacak pengiriman, serta memvalidasi keaslian produk melalui pemindaian kode Quick Response (QR).

Direktur Utama MBC Jebul Suroso mengatakan, pengembangan bisnis emas MBC mencakup penjualan langsung, cicilan emas, dan tabungan emas. Ketiga layanan tersebut menurutnya dapat disinergikan dengan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan, kesehatan, maupun sektor lainnya.

“Bisnis emas MBC nanti bisa disinergikan dengan AUM-AUM kita, baik itu di bidang pendidikan, kesehatan maupun lainnya. Nanti bisa diterapkan pada berbagai aspek, termasuk untuk tabungan mereka, tabungan hari tua atau pensiun, ataupun untuk kebutuhan lainnya,” papar Jebul.

Jebul juga mengapresiasi dukungan perbankan syariah, termasuk Bank BSN, dalam pengembangan ekonomi di lingkungan Muhammadiyah.

“Jadikan bank-bank utama itu sebagai penopang pergerakan ekonomi di AUM-AUM kita,” katanya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.