Antisipasi Heat Stroke di Tanah Suci, Jamaah Haji Dibekali Tips Termasuk Jaga Asupan Cairan

by -3 Views
banner 468x60


Manasik Haji Khusus Sahid Tour yang diselenggarakan tahun sebelumnya sebagai bekal untuk jamaah haji.

banner 336x280

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Penyelenggara layanan ibadah haji memastikan kesiapan calon jamaah dilakukan secara matang, terutama untuk menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 39–40 derajat Celsius pada musim haji tahun ini. Berbagai langkah antisipasi dilakukan agar jamaah terhindar dari risiko heat stroke selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Itu (heat stroke) memang menjadi perhatian kita ya dan akan kita bekali jamaah bagaimana menghadapi cuaca ekstrem di sana,” ujar General Manager Marketing Sahid Tour, Teguh Budi Santosa, saat konferensi pers di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, Rabu (29/4/2026).

Heat stroke atau serangan panas ini sendiri diketahui bentuk hipertermia atau penyakit yang berhubungan dengan panas. Heat stroke ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh yang tidak normal, serta gejala fisik yang menyertainya, termasuk adanya perubahan fungsi sistem saraf.

Teguh memastikan berbagai bekal untuk jamaah menghadapi cuaca panas ini juga telah diberikan. Termasuk akan diberikan pembekalan saat manasik haji khusus 2026 yang akan digelar beberapa hari mendatang.

“Ini tanggung jawab kita memang (menjaga kesehatan jamaah). Sebelum kita melakukan manasik ini, kita telah melakukan beberapa kali pertemuan pakai zoom meeting terkait dengan isu ini (heat stroke), apa yang dipersiapkan, apa yang akan terjadi di Arab Saudi nanti,” ungkap Teguh.

Teguh mengingatkan salah satu yang harus dilakukan jamaah untuk menjaga kondisi fisik yaitu menjaga asupan air atau minum, untuk menghindari dehidrasi. “Saya sendiri di sana juga dipaksa harus minum begitu ya. Diperkirakan memang ada kenaikan suhu di Arab Saudi pada saat nanti jamaah haji di sana,” kata dia.


Advertisement

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.