Biaya Pakan Terus Naik Tapi Harga Telur Anljok, Peternak Yogya Pilih Bagikan 1.200 Ayam ke Warga

by -1 Views
banner 468x60


Ayam-ayam yang dibagikan secara gratis untuk masyarakat di kawasan Malioboro, Senin (10/8/2026).

banner 336x280

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Suasana kawasan Malioboro, Yogyakarta, mendadak berbeda pada Senin (10/8/2026) pagi. Warga hingga wisatawan yang tengah melintas dibuat kaget setelah peternak ayam petelur dari berbagai daerah di DIY membagikan ayam secara gratis.

Bukan tanpa alasan, aksi tak biasa tersebut menjadi bentuk protes peternak terhadap anjloknya harga telur dan ayam petelur yang memasuki masa afkir. Setidaknya lebih dari 1.200 ayam dibawa dan dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol bahwa peternak tengah menghadapi kerugian akibat harga jual yang tak sebanding dengan tingginya biaya produksi.

Pantauan di lokasi, rombongan peternak dari Kabupaten Bantul, Sleman, Gunungkidul, dan Kulon Progo berkumpul di halaman Kantor DPRD DIY. Mereka membawa sejumlah mobil pikap berisi ayam petelur. Sekitar pukul 09.15 WIB, ayam-ayam tersebut mulai dibagikan kepada warga di kawasan Malioboro. Bahkan sejumlah pengendara sepeda motor dan penumpang TransJogja yang melintas turut mendapat ayam gratis.


Koordinator Peternak Ayam Petelur DIY, Andry Patra, mengatakan pembagian ayam tersebut merupakan bentuk sedekah sekaligus simbol keresahan peternak. Menurutnya, populasi ayam petelur saat ini terlalu tinggi sehingga ayam afkir sulit terserap pasar.

“Aksi ini sebagai bentuk protes. Tetapi kita mau sedekah ke masyarakat, karena harga ayam tidak laku. Ini Rp13.000 itu ibaratnya kita buang ayam, supaya populasi lebih turun lebih cepat,” ujar Andry saat dijumpai di halaman Kantor DPRD DIY, Senin (10/8/2026).

Menurut Andry, persoalan yang dihadapi peternak tidak hanya harga ayam afkir. Harga telur saat ini berada di kisaran Rp22.000 per kilogram, sedangkan harga ideal bagi peternak sekitar Rp24.000-Rp25.000 per kilogram. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung sekitar tiga bulan.


Di sisi lain, harga pakan konsentrat mencapai sekitar Rp480.000 atau sekitar Rp8.000 per kilogram untuk pakan jadi, dengan kenaikan harga pakan disebut mencapai 30-40 persen.


banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.