
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN – Sebanyak 270 pelajar dari 165 sekolah mengikuti Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) BSD Chapter di Tangerang Selatan pada 18-19 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi peserta untuk mempelajari diplomasi internasional melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Peserta yang berasal dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi datang dari Jabodetabek, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Jambi, Palembang, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, hingga Manado.
Dalam konferensi tersebut, peserta mengikuti simulasi sidang, negosiasi, serta penyusunan draft resolution yang meniru proses sidang di PBB. Seluruh sesi dipandu oleh chair atau fasilitator dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
President International Global Network (IGN) Muhammad Fahrizal mengatakan, tingginya partisipasi pelajar menunjukkan meningkatnya minat generasi muda untuk mempelajari diplomasi dan isu-isu global.
“Sehingga siswa dari berbagai daerah dapat mengakses pembelajaran global perspective lebih dekat,” kata Fahrizal dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).
Menurut Fahrizal, AYIMUN BSD Chapter juga menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan menyampaikan pendapat, berdiskusi, dan membangun solusi bersama.
“Di AYIMUN BSD Chapter ini kalian akan belajar menyampaikan pendapat, berdiskusi secara konstruktif, dan juga belajar mendengarkan orang-orang yang memiliki pandangan berbeda dari kalian. Kalian akan belajar menemukan solusi bersama, bukan sekadar memenangkan sebuah perdebatan,” ujar Fahrizal.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tangerang Selatan Fuad turut memberikan motivasi kepada peserta untuk terus meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan, dan pengetahuan.
AYIMUN BSD Chapter diselenggarakan oleh IGN dengan dukungan Kementerian Pariwisata dan Pertamina. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 30 pelajar menerima beasiswa untuk mengikuti konferensi.
Konferensi mengangkat tema Ethics in Crisis: Navigating Rights, Risks, and Responsibility in the Globalized Era. Peserta membahas isu penyalahgunaan obat resep dalam forum WHO (World Health Organization) serta pengelolaan air berkelanjutan dan teknologi hemat air dalam forum UNEP (United Nations Environment Programme).
Penyelenggara menyatakan AYIMUN Chapter sebelumnya telah digelar di Kelapa Gading dan Bekasi serta memperoleh pengakuan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) bintang tiga untuk kategori kompetisi tingkat nasional. Konferensi berikutnya dijadwalkan berlangsung di Pekanbaru pada 25-26 Juli 2026 dan Depok pada 1-2 Agustus 2026.











