Prabowo dan PM Modi Perkuat Kemitraan Indonesia-India, Sepakati 14 MoU dan Enam Inisiatif Strategis

by -6 Views
banner 468x60

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi memperkuat Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership) Indonesia dan India melalui penandatanganan 14 nota kesepahaman (MoU) serta pengumuman enam inisiatif strategis yang mencakup sektor pertahanan, keamanan maritim, kesehatan, pertanian, pendidikan, teknologi digital, hingga pelestarian warisan budaya.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral kedua pemimpin di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7), yang menjadi agenda utama kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia. Selain membahas hubungan bilateral, kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai perkembangan kawasan Indo-Pasifik serta peluang memperluas kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

banner 336x280

Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke India sebelumnya dan menjadi bagian dari upaya kedua negara menjaga momentum hubungan yang terus berkembang sejak Indonesia dan India meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2018.

14 MoU Perluas Kerja Sama Strategis

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan India menyepakati 14 nota kesepahaman yang memperluas cakupan kerja sama di berbagai bidang strategis.

Di sektor keamanan, kedua negara memperpanjang protokol kerjasama keselamatan dan keamanan maritim serta menandatangani nota kesepahaman mengenai penanggulangan bencana. Langkah ini diharapkan memperkuat koordinasi kedua negara dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik sekaligus meningkatkan kapasitas menghadapi berbagai tantangan keamanan non-tradisional dan bencana alam.

Pada sektor industri, kedua negara menyepakati kerja sama di bidang mineral dan teknologi untuk rantai pasok industri baja. Kesepakatan ini sejalan dengan agenda hilirisasi Indonesia dan upaya memperkuat rantai pasok mineral kritis yang dibutuhkan dalam industri kendaraan listrik, energi bersih, serta manufaktur berteknologi tinggi. Kerja sama tersebut turut diperkuat melalui pembentukan usaha patungan strategis antara Steel Authority of India Limited (SAIL) dan PT Krakatau Steel.

Kerja sama di bidang kesehatan juga menjadi salah satu fokus utama melalui kolaborasi pengembangan tenaga kesehatan dan regulasi produk medis. Dengan pengalaman India sebagai salah satu produsen obat dan vaksin terbesar di dunia, kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas industri kesehatan Indonesia sekaligus mendorong transfer pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi.

Selain itu, kedua negara memperluas kolaborasi di bidang telekomunikasi, pertanian, pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pemilu, serta riset, teknologi, dan inovasi. Sejumlah kemitraan antar pelaku industri juga diumumkan, termasuk kontrak sistem pertahanan rudal BrahMos antara BrahMos Aerospace dan Kementerian Pertahanan Indonesia, kerja sama rudal udara-ke-udara antara Bharat Dynamics Limited (BDL) dan Republikorp, kolaborasi pengembangan material logam, serta kerja sama pendidikan manajemen antara Indian Institute of Management Bangalore dan PT Intelligentsia Grahatama.

Enam Inisiatif Baru, ION Jadi Sorotan

Selain penandatanganan MoU, Presiden Prabowo dan PM Modi juga mengumumkan enam inisiatif strategis yang akan menjadi arah baru kerja sama Indonesia dan India.

Salah satu pengumuman yang paling mendapat perhatian adalah peluncuran Indonesia Open Network (ION), sebuah ekosistem perdagangan digital terbuka yang dikembangkan berdasarkan arsitektur Open Network for Digital Commerce (ONDC) milik India. Inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan ekosistem perdagangan digital yang lebih inklusif, terbuka, dan interoperabel di Indonesia, sekaligus memperkuat kolaborasi kedua negara dalam transformasi ekonomi digital.

Melalui konsep jaringan terbuka, ION dirancang untuk menghubungkan pelaku usaha, penyedia layanan, institusi keuangan, perusahaan logistik, hingga platform digital dalam satu ekosistem yang saling terintegrasi. Model tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelaku usaha, khususnya UMKM, terhadap pasar digital tanpa bergantung pada satu platform tertentu, sebagaimana implementasi ONDC yang telah dikembangkan India.

Selain ION, kedua negara juga mengumumkan dukungan India terhadap konservasi dan restorasi Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta, penempatan Indonesian Liaison Officer di Information Fusion Centre–Indian Ocean Region (IFC-IOR) guna memperkuat koordinasi keamanan maritim, serta pengiriman 100 ton benih gandum unggul varietas DWR-162 untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian Indonesia.

Di bidang pendidikan dan kebudayaan, Indonesia dan India meluncurkan peringatan “Tagore-Dewantara Year of Cultural and Educational Diplomacy” sebagai simbol eratnya hubungan kedua bangsa melalui pertukaran budaya dan pendidikan. Kedua negara juga mengumumkan rencana pembukaan kampus cabang Indian Institute of Management (IIM) Bangalore di Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari, Jawa Timur, yang diharapkan menjadi pusat pendidikan manajemen dan inovasi bisnis bertaraf internasional di Indonesia.

Prabowo dan Modi Akan Kunjungi Candi Prambanan

Rangkaian kunjungan kenegaraan PM Modi akan berlanjut pada Rabu (8/7/2026), ketika Presiden Prabowo dan PM Modi dijadwalkan mengunjungi Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta. Agenda tersebut menjadi salah satu simbol penting dalam hubungan Indonesia dan India yang tidak hanya dibangun melalui kerja sama ekonomi dan politik, tetapi juga melalui kedekatan sejarah dan budaya.

Kunjungan tersebut berkaitan dengan pengumuman kerjasama konservasi dan restorasi Prambanan yang disepakati kedua negara. Sebagai kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia dan Situs Warisan Dunia UNESCO, Prambanan menjadi simbol hubungan peradaban Indonesia dan India yang telah terjalin selama berabad-abad melalui pertukaran budaya, agama, seni, dan arsitektur.

Kunjungan bersama kedua pemimpin diharapkan semakin memperkuat diplomasi budaya sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas di bidang pelestarian warisan budaya, penelitian arkeologi, serta pengembangan pariwisata budaya.

Modi Terima Bintang Republik Indonesia Adipurna

Dalam rangkaian kunjungan kenegaraan tersebut, Presiden Prabowo menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada Perdana Menteri Narendra Modi. Penghargaan tersebut merupakan tanda kehormatan tertinggi yang diberikan oleh Negara Republik Indonesia kepada individu yang dinilai memiliki jasa luar biasa bagi bangsa dan negara.

Presiden Prabowo mengatakan penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Modi serta kontribusinya dalam mempererat hubungan Indonesia dan India. Menurutnya, Modi juga terus mendukung berbagai program dan proyek yang memberikan manfaat bagi pembangunan Indonesia.

Prabowo juga menyampaikan bahwa penghargaan serupa sebelumnya pernah dianugerahkan kepada Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru, atas perannya dalam memperkuat hubungan Indonesia dan India serta kontribusinya sebagai salah satu pelopor Gerakan Non-Blok.

Penganugerahan Bintang Republik Indonesia Adipurna menjadi penutup rangkaian agenda utama di Istana Merdeka sekaligus menegaskan eratnya hubungan diplomatik Indonesia dan India. Dengan 14 MoU, enam inisiatif strategis, serta agenda bersama di Candi Prambanan, kunjungan kenegaraan PM Narendra Modi diharapkan membuka babak baru kerja sama kedua negara di bidang politik, ekonomi, keamanan, teknologi, pendidikan, dan kebudayaan.

banner 336x280

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.