Pesan Milad ke-24 BSMI: Perkuat Organisasi, Majukan Relawan, Tebar Manfaat Bagi Indonesia dan Dunia

by -6 Views
banner 468x60

Oleh: Prof Basuki Supartono SpOT, Ketua Majelis Pertimbangan Anggota BSMI

banner 336x280

REPUBLIKA.CO.ID, Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat, rahmat, dan karunia-Nya. Atas izin-Nya pula, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) dapat mencapai usia pengabdian yang ke-24 tahun. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Milad ke-24 merupakan momentum penuh makna untuk mengenang perjalanan panjang Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI). Sebuah gerakan kemanusiaan yang lahir dari semangat pengabdian, kepedulian, dan persaudaraan. Dua puluh empat tahun lalu, (2002), bersama sahabat relawan kemanusiaan dari berbagai daerah, kami mendeklarasikan lahirnya BSMI.

Saat itu, BSMI tidak memiliki banyak sumber daya. Tidak ada jaminan bahwa organisasi ini akan berkembang seperti sekarang. Yang ada hanyalah keyakinan bahwa membantu sesama adalah panggilan kemanusiaan yang harus terus diperjuangkan. Selanjutnya BSMI tumbuh sebagai organisasi sosial kemanusiaan yang independen, profesional, non-profit, dan tidak berafiliasi dengan kepentingan politik mana pun. Sejak awal, BSMI hadir untuk melayani kemanusiaan tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, maupun latar belakang sosial.

Alhamdulillah, atas pertolongan Allah SWT serta dedikasi ribuan pengurus, anggota, dan relawan di seluruh Indonesia, BSMI terus berkembang menjadi organisasi kemanusiaan yang memiliki jaringan di berbagai provinsi, kabupaten, dan kota. Perjalanan 24 tahun ini bukanlah perjalanan yang ringan.

24 tahun bukanlah angka semata, tetapi ada wajah para relawan. Relawan yang meninggalkan keluarga demi membantu korban bencana. Relawan medis yang bekerja siang dan malam di lokasi.  Para pengurus yang menjaga organisasi tetap berjalan dalam berbagai keterbatasan, serta masyarakat yang selama ini memberikan kepercayaan kepada BSMI.

Dalam berbagai peristiwa kemanusiaan di Indonesia, relawan BSMI senantiasa hadir di masyarakat. Mulai dari Tsunami Aceh, Gempa Yogyakarta, Gempa Padang, Gempa Lombok, Gempa Palu dan Donggala, Gempa Alor, Gempa Nabire, Wamena, Banjir Jakarta, berbagai banjir di Sumatera, Bencana Wasior, Erupsi Merapi, Erupsi Sinabung, hingga berbagai bencana dan krisis kemanusiaan lainnya. Di tingkat internasional, BSMI juga berupaya mengambil bagian dalam misi kemanusiaan dunia, antara lain membantu korban Gempa Nepal, pengungsi Rohingya di Bangladesh, Gempa Myanmar, serta masyarakat terdampak konflik dan krisis kemanusiaan di Suriah, Libanon, Mesir, dan Palestina.

Komitmen BSMI terhadap Palestina tidak pernah berubah. Dukungan terhadap rakyat Palestina merupakan bagian dari panggilan kemanusiaan universal. Ketika hak hidup, hak kesehatan, dan martabat manusia dirampas, maka menjadi kewajiban moral bagi kita untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian.

 

Disclaimer:
Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.