Pemda DIY Tegaskan Malioboro Bakal Jadi Kawasan Full Pedestrian November 2026

by -3 Views
banner 468x60


Kawasan Malioboro yang akan dijadikan full pedestrian.

banner 336x280

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memastikan penerapan kawasan full pedestrian di Jalan Malioboro tidak akan ditunda lagi. Target implementasi akan dimulai pada November 2026 mendatang, melalui tahapan simulasi setelah penataan akses di jalan-jalan penghubung atau sirip rampung dilakukan.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan kebijakan tersebut menjadi bagian dari transformasi kawasan Malioboro menjadi ruang publik yang lebih ramah pejalan kaki sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan Sumbu Filosofis yang telah berstatus warisan dunia. Pemda tidak ingin terus menunda penerapan kawasan bebas kendaraan tersebut.

Saat ini, desain pemasangan portal di jalan-jalan sirip telah disiapkan sejak Juni 2026 untuk mengendalikan akses kendaraan menuju koridor utama Malioboro. “Yah kita melihat lah, kalau (soal rencana -Red) full pedestrian itu, karena (kalau) kita mau tunda sampai kapan lagi? Hanya saja memang perlu, kita kan ini kolaborasi, tidak dengan Pemda DIY semata. Ada Pemerintah Kota Yogyakarta. Salah satunya adalah yang menjadi PR adalah pengaturan di sirip-sirip,” ujar Ni Made, Kamis (2/7/2026).

Ni Made tak menepis, selama penerapan pedestrian malam hari, masih banyak pengendara yang memasuki Malioboro melalui jalan-jalan penghubung seperti kawasan Jalan Bhayangkara maupun Jalan Mataram. Ia memastikan, penerapan full pedestrian tidak dilakukan secara mendadak.

Pemda DIY akan melakukan simulasi dan evaluasi berkala berdasarkan hasil uji coba yang sebelumnya telah dilaksanakan, termasuk saat peringatan Hari Jadi Kota Yogyakarta. “Kita coba, kita coba. Kan mulai bulan Juni itu desainnya itu kan masing-masing sirip itu dikasih portal,” ujarnya.


banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.