
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) kini dipasarkan di seluruh penerbangan domestik Pelita Air. Langkah ini diharapkan memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM melalui jaringan penerbangan yang melayani 15 kota tujuan di Indonesia.
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius mengatakan inisiatif tersebut memberikan kesempatan bagi UMKM binaan Pertamina untuk memasarkan produknya kepada penumpang Pelita Air di rute Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Lombok, Pontianak, Balikpapan, Banjarmasin, Kendari, hingga Makassar.
“Kehadiran produk UMKM di kabin Pelita Air merupakan perpanjangan dari agenda besar Pertamina dalam mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN),” ujar Simon dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Simon mengatakan penguatan industri nasional sejalan dengan upaya meningkatkan nilai tambah industri dan mendorong kemandirian ekonomi. Menurut dia, perusahaan ingin memperluas peluang pasar bagi produk dalam negeri, mulai dari industri berskala besar hingga usaha kecil.
Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekonomi masyarakat.
“Pertamina berkomitmen penuh melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu implementasi TJSL Perusahaan serta mendukung pencapaian Asta Cita Presiden, khususnya poin ke-3 terkait Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan,” ujar Arya.
Direktur Utama Pelita Air Faik Fahmi mengatakan kerja sama tersebut menghubungkan program pembinaan UMKM dengan akses pasar yang lebih luas melalui layanan penerbangan.
“Kami meyakini Pelita Air adalah saluran pemasaran yang tepat bagi UMKM binaan Pertamina untuk dapat dikenal lebih jauh oleh masyarakat,” kata Faik.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Pertamina (Persero) dan PT Pelita Air Service pada peluncuran PAS Sky Shop “Lokal Terbang Tinggi” di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Melalui layanan penjualan dalam penerbangan tersebut, penumpang dapat membeli berbagai produk UMKM binaan Pertamina, antara lain produk perawatan tubuh berbahan minyak kelapa dari Bali Ayu, tas dan dompet buatan Uwaiscraft, serta hijab dari Adabina Scarves.
Founder Bali Ayu Nature Komang Yatik mengatakan keikutsertaan produknya dalam program tersebut membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak konsumen.
“Saya sangat bangga mendapat kesempatan ikut dalam program ini. Produk kami sekarang bisa terbang lebih tinggi bersama Pelita Air. Semoga ke depan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga hingga pasar internasional,” kata Yatik.










