Misbakhun Blak-blakan Kondisi Perbankan Saat Rupiah Tembus Rp17 Ribu

by -5 Views
banner 468x60


Jakarta, CNN Indonesia

banner 336x280

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyebut belum ada laporan bank mengalami gagal bayar alias default meski kini nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) telah menyentuh Rp17.600.

“Sekarang Rupiah 17.600 belum ada perbankan atau swasta yang mengumumkan ada kegagalan bayar, menghadapi tekanan, iya,” kata Misbakhun dalam acara Jogja Financial Festival 2026 di JEC, Bantul, DIY, Sabtu (23/5).

Misbakhun melihat perbedaan situasi struktur ekonomi Indonesia tahun ini dan saat krisis moneter 1998 saat nilai tukar rupiah yang tembus level Rp17 ribu per dolar AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pada saat situasi 1998 terjadi economic bubble, berbagai sektor ekonomi mengalami overheating. Selain itu pihak perbankan atau swasta yang melakukan pinjaman dalam denominasi valas tidak melakukan upaya lindung nilai alias hedging.

“Maka ketika rupiah mengalami tekanan yang naik mereka kemudian mengalami gagal bayar alias default,” kata Misbakhun.

Misbakhun mengatakan kondisi saat ini tetap perlu dicermati karena ada sektor tertentu yang memperoleh windfall atau keuntungan dari selisih kurs, sama seperti yang terjadi pada 1998. Namun, menurut dia, dampaknya kini tidak meluas seperti saat krisis moneter.

“Artinya secara fundamental ekonomi kita sangat kuat,” tegasnya.

(asa)


Add

as a preferred
source on Google





[Gambas:Video CNN]

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.