
Kegiatan mug painting atau melukis cangkir dalam program Schooliday dihadirkan KAI Daop 6 di Stasiun Yogyakarta, Rabu (24/6/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan saat musim libur sekolah. Menyambut meningkatnya mobilitas keluarga yang bepergian dengan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menghadirkan program Schooliday di Stasiun Yogyakarta, yang mengajak penumpang cilik bermain, berkreasi, hingga membawa pulang hasil karya mereka sendiri. Anak-anak diajak menikmati waktu menunggu kereta agar tidak merasa bosan selama perjalanan liburan.
Pantauan di lokasi, suasana stasiun pun tampak lebih meriah. Puluhan anak terlihat antusias mengikuti kegiatan mug painting atau melukis cangkir, sementara sebagian lainnya terhibur dengan penampilan pesulap yang sengaja dihadirkan KAI untuk menemani waktu tunggu keberangkatan kereta api.
“Kami mengadakan kegiatan Schooliday untuk menyambut hari libur sekolah yang sudah berlangsung mulai tanggal 20 Juni kemarin hingga nanti 5 Juli. KAI Daop 6 Yogyakarta akan mendatangkan berbagai acara menarik di stasiun khususnya di Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan,” ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta,Feni Novida Saragih, Senin (22/6/2026).
Salah satu kegiatan favorit anak-anak adalah mug painting. Dalam setiap penyelenggaraan, pihaknya menyediakan sekitar 30 hingga 50 cangkir yang dapat dihias sesuai kreativitas masing-masing peserta. Menariknya, hasil lukisan tersebut diperbolehkan dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari perjalanan mereka.
“Kita mengajak anak-anak untuk melakukan mug painting ataupun melukis di cangkir, yang mana nanti cangkir yang sudah dilukis itu bisa dibawa pulang ke rumah sebagai merchandise,” katanya.
Menurut Feni, kegiatan ini sengaja dihadirkan agar anak-anak tidak merasa jenuh saat berada di stasiun. Selama ini KAI memang telah menyediakan area bermain anak, namun tambahan aktivitas kreatif dan hiburan interaktif dinilai mampu membuat pengalaman menunggu kereta menjadi lebih menyenangkan.
“Ini kita hadirkan agar mereka tidak bosan saat menunggu keberangkatan kereta dan mereka juga memiliki pengalaman yang seru saat liburan sekolah,” ungkapnya.
Respons yang diterima pun positif, baik dari anak-anak maupun orang tua. Hiburan sulap juga memberikan pengalaman baru yang lebih menyenangkan selama masa liburan sekolah.













