Maestro Lukis Nasirun Tutup Usia, Dimakamkan di Makam Seniman Girisapto Imogiri

by -13 Views
banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL — Dunia seni rupa Indonesia berduka. Maestro lukis Indonesia, Nasirun dikabarkan meninggal dunia pada usia ke 60 tahun, Sabtu (1/8/2026).

banner 336x280

Kabar duka kepergian seniman kelahiran Cilacap, Jawa Tengah itu pertama kali diketahui melalui unggahan Jogja National Museum (JNM) di akun Instagram resminya. Dalam unggahan tersebut, JNM menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Nasirun yang selama puluhan tahun telah mewarnai perjalanan seni rupa Indonesia.

“Turut berduka atas berpulangnya Nasirun (1965-2026),” tulis JNM dalam unggahannya, dilihat Republika, Sabtu (1/8/2026).

JNM juga mengenang dedikasi dan kontribusi Nasirun dalam perkembangan seni rupa Tanah Air.

“Selamat jalan sang maestro. Karya dan semangatmu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan seni Indonesia,” lanjut unggahan tersebut.

Kabar meninggalnya Nasirun kemudian dibenarkan oleh tetangganya, Bimo Aditya. Saat dikonfirmasi wartawan, Bimo mengaku tengah bersiap menuju rumah duka.

“Benar (pelukis Nasirun meninggal dunia -Red),” ujarnya.

Jenazah Nasirun saat ini masih berada di Rumah Sakit Asri Medical Center (AMC) sebelum dibawa ke rumah duka di Perumahan Bayeman Permai, Kasihan, Bantul.

Bimo mengatakan, Nasirun rencananya akan dimakamkan di Makam Seni Imogiri, Bantul. Namun, waktu pemakaman masih belum diketahui.

“Di Makam Seniman Imogiri,” ujarnya.

Bimo mengaku tidak mengetahui adanya riwayat penyakit serius yang diderita Nasirun. Bahkan, sehari sebelum meninggal dunia, almarhum masih sempat berbincang dengannya. Meski demikian, dalam beberapa waktu terakhir Nasirun sempat mengeluhkan rasa sakit di bagian dada dan mengalami asam lambung.

“Akhir-akhir ini mengeluh dada sakit sama asam lambung,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Nasirun lahir di Cilacap pada 1 Oktober 1965. Ia hijrah ke Yogyakarta pada 1983 untuk menempuh pendidikan seni dan kemudian berkembang menjadi salah satu maestro seni rupa Indonesia.

Dalam perjalanan berkaryanya, Nasirun dikenal melalui lukisan-lukisan yang banyak mengeksplorasi kebudayaan Jawa, cerita wayang, dongeng mistik, serta nilai-nilai spiritualitas. Karya-karyanya telah dipamerkan dalam ratusan pameran, baik di Indonesia maupun sejumlah negara. 

Sejumlah pameran tunggal yang pernah digelar Nasirun di antaranya Uwuh Seni di Galeri Salihara Jakarta pada 2012, Breath of Nasirun di Mizuma Gallery Tokyo pada 2014, Wirid on Canvas di Natan Galeri Yogyakarta pada 2018, Menafsir Borobudur pada 2020, Metajagad Nasirun pada 2021, hingga Perayaan Persahabatan di Museum OHD Magelang pada 2023. 

Kepergian Nasirun meninggalkan duka mendalam bagi dunia seni rupa, khususnya Yogyakarta yang menjadi tempatnya berkarya dan menorehkan perjalanan panjang sebagai seorang maestro.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.