Menyambut momentum libur panjang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 16–17 Februari 2026, KAI Logistik memastikan layanan pengiriman angkutan barang retail melalui KALOG Express tetap beroperasi secara optimal. Komitmen ini menjadi bentuk kepastian layanan guna memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan distribusi barang selama periode libur.
Rangkaian libur empat hari berturut-turut ini diproyeksikan mendorong peningkatan mobilitas masyarakat serta aktivitas distribusi barang di berbagai wilayah. Sejalan dengan potensi lonjakan tersebut, KAI Logistik memastikan kesiapan layanan logistik secara menyeluruh guna menjaga kelancaran pengiriman dan kestabilan operasional.
Direktur Operasi KAI Logistik, Broer Rizal, menyampaikan bahwa selama masa libur Imlek, perusahaan tetap menjaga kontinuitas operasional di berbagai lini layanan, termasuk pada layanan KALOG Express. “Selama masa libur Imlek yang bertepatan dengan akhir pekan, KAI Logistik tetap mengoperasikan gerbong barang yang terangkai pada KA Blambangan Express dan KA Sri Tanjung dengan total kapasitas 70 ton per hari guna memastikan jangkauan distribusi tetap optimal di berbagai wilayah,” ujar Broer.
Dari sisi layanan pelanggan, KAI Logistik juga memastikan bahwa seluruh service point KALOG Express tetap buka dan beroperasi selama masa libur. Adapun untuk layanan pick up dan dooring, jam operasional akan menyesuaikan dengan waktu operasional service point selama periode libur Imlek mulai pukul 09.00 hingga 14.00 waktu setempat. Kebijakan ini dilakukan guna memastikan kebutuhan pelanggan tetap terlayani dengan baik.
Lebih lanjut, Broer menjelaskan bahwa periode long weekend seperti ini umumnya menunjukkan pola peningkatan pengiriman menjelang hari libur. “Tren yang biasa terjadi adalah pelanggan cenderung memaksimalkan pengiriman sebelum memasuki masa libur, sehingga terjadi peningkatan volume kiriman dalam waktu yang relatif singkat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami telah menyiapkan skema operasional tambahan agar layanan tetap berjalan lancar, aman, dan tepat waktu,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipatif, KAI Logistik berencana meningkatkan kapasitas angkut pascalibur melalui penambahan gerbong bagasi pada KA Parcel Utara (dari arah Barat Jawa) dan KA Parcel Tengah (dari arah Timur Jawa) dengan kapasitas masing-masing 10 ton. Langkah ini diproyeksikan untuk mengantisipasi lonjakan kiriman pada arus balik, yang umumnya didominasi komoditas seperti sepeda motor dan produk konveksi. Melalui penguatan kapasitas tersebut, perusahaan memastikan seluruh pengiriman tetap terakomodir dan ketepatan waktu distribusi tetap terjaga.
“Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, KAI Logistik berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan logistik yang andal, adaptif, dan berkelanjutan, bahkan di tengah momentum libur panjang nasional,” tutup Broer.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES







