PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen menciptakan perjalanan kereta api yang aman, lancar, serta minim gangguan dari eksternal. Sebagai langkah preventif, Daop 7 Madiun menggelar kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan KA yang menyasar generasi muda, bertempat di SMPN 6 Nganjuk, Rabu (28/1).
KAI Daop 7 Madiun Ajak Generasi Muda Tidak Lakukan Aksi Vandalisme Sekaligus Berperan Aktif Turut Jaga Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus berkomitmen menciptakan perjalanan kereta api yang aman, lancar, serta minim gangguan dari eksternal. Sebagai langkah preventif, Daop 7 Madiun menggelar kegiatan Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Perjalanan KA yang menyasar generasi muda, bertempat di SMPN 6 Nganjuk, Rabu (28/1).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Humas dan Tim Pengamanan (PAM) Daop 7 Madiun ini diikuti dengan antusias oleh sedikitnya 750 murid. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Sekolah SMPN 6 Nganjuk, Dra. Tatiek Setyari, M.Si., beserta jajaran dewan guru.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa edukasi kepada pelajar sangat penting diselenggarkan karena mereka merupakan agen perubahan yang bisa membantu menyebarkan budaya keselamatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.
“Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap fasilitas publik, khususnya perkeretaapian. Melalui sosialisasi ini, kami berharap para siswa memahami bahwa tindakan sekecil apa pun di jalur KA dapat berdampak besar pada keselamatan nyawa orang banyak,” ujar Tohari.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Humas memaparkan materi mengenai transformasi KAI dan berbagai inovasi layanan terkini. Sementara itu, Tim PAM memberikan edukasi terkait larangan beraktivitas di jalur KA, seperti bermain, berfoto selfie, menerbangkan layang-layang, hingga menaruh benda asing di atas rel. Bahaya Pelemparan KA, yang dapat merusak sarana dan mengancam keselamatan penumpang serta petugas. Edukasi Perlintasan Sebidang, mengenai tata cara melintas yang aman dengan mengutamakan perjalanan kereta api serta dampak negatif vandalisme, seperti aksi corat-coret atau perusakan fasilitas yang mengganggu operasional.
Sebagai bentuk komitmen nyata, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan Janji Komitmen Siswa. Para siswa berikrar untuk tidak melakukan aksi vandalisme dan bersedia berperan aktif dalam menjaga keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api di wilayahnya.
“Dengan adanya sinergi antara KAI dan institusi pendidikan ini, kami berharap tercipta budaya disiplin. Keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tanggung jawab KAI, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tutup Tohari.
Salam
PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun
Manager Humas
Tohari
Artikel ini juga tayang di VRITIMES









