Jogja Marathon Catat Rekor Peserta, Menpora Erick: Perkuat Sport Tourism untuk Ekonomi Daerah

by -5 Views
banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X membuka Mandiri Jogja Marathon 2026 kawasan Candi Prambanan, Ahad (21/6/2026) pagi.

banner 336x280

Menpora menegaskan terus mendukung penyelenggaraan kejuaraan lari berstandar internasional yang memadukan olahraga dan pengalaman wisata budaya. Sebab, kejuaraan seperti ini merupakan upaya memperkuat sport tourism serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia.

“Mandiri Jogja Marathon ini sangat positif karena memang kalau kita lihat Yogyakarta ini kan salah satu pusat pariwisata. Kalau saya lihat dari ranking untuk kunjungan wisata dari luar negeri masih ranking empat, untuk ranking satunya Bali,” ujar Menpora Erick seusai melepas flag off peserta maraton.

Menurut Menpora Erick, penyelenggaraan kegiatan sport tourism seperti Mandiri Jogja Marathon itu merupakan salah satu cara meningkatkan peringkat pariwisata daerah. Selain mendorong pariwisata berbasis kebudayaan dan juga keindahan alam, perlu juga didorong pelaksanaan ajang sports tourism.

Karena itu, Menpora Erick secara khusus memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon yang tahun ini memasuki edisi ketujuhnya. Apalagi terjadi peningkatan jumlah pelari yang signifikan dari tahun ke tahun. Pada tahun ini, jumlah pesertanya mencatatkan rekor sebanyak 10.200 pelari dari 17 negara.

“Jadi ajang ini sangat positif. Saya meyakini sport tourism bukan hanya membuat masyarakat kita sehat, tetapi juga pertumbuhan ekonomi yang saat ini sangat didorong oleh Bapak Presiden. Karena itulah perlu pengembangan ekonomi-ekonomi baru, salah satunya ya sports tourism seperti ini,” jelas Menpora.

Dari sisi pembudayaan olahraga, papar Menpora, Mandiri Jogja Marathon turut memberikan ruang bagi partisipasi masyarakat dalam meraih kebugaran fisik. Apalagi menurut data statistik, meskipun secara demografis penduduk Indonesia didominasi usia muda, tapi partisipasi berolahraganya masih 17 persen.

“Artinya dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, dan saya lihat sekarang sudah ada 104 event maraton di Indonesia, dengan total pelari hampir 10,6 juta kalau tidak salah, pasti akan mendorong partisipasi olahraga masyarakat yang punya aksesibilitas olahraga lebih baik,” kata Menpora Erick.

Kemenpora sendiri, lanjut Menpora, saat ini mendorong pelaksanaan Car Free Day (CFD) di seluruh kabupaten/kota dalam rangka pembudayaan olahraga masyarakat. Tercatat dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, saat ini masih kisaran 220-an daerah yang menyelenggarakan CFD.

Nah, siapa tahu dengan Car Free Day, masyarakat mulai bisa latihan jalan, jogging, yang akhirnya juga bisa ikut maraton seperti ini,” harap Menpora.

Diketahui, Mandiri Jogja Marathon 2026 ini menghadirkan empat pilihan kategori meliputi Marathon (42,195 kilometer), Half Marathon (21,097 kilometer), 10K, dan 5K Fun Run. Bertema “More Than a Race” ajang sport tourism ini memadukan kompetisi lari berstandar internasional dengan pengalaman wisata, perayaan budaya, dan perjalanan menyusuri Yogyakarta yang berdampak sosial.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.