
Maskapai Garuda Indonesia dalam musim haji tahun ini menyiapkan 15 armada pesawat berbadan lebar (wide-body) untuk menerbangkan 102.502 calon jamaah haji (calhaj).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Maskapai Garuda Indonesia dalam musim haji tahun ini menyiapkan 15 armada pesawat berbadan lebar (wide–body) untuk menerbangkan 102.502 calon jamaah haji (calhaj). Penerbangan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal penerbangan yang ditetapkan bersama Pemerintah Indonesia.
“Sebanyak 102.502 calhaj Indonesia ini berasal dari 10 embarkasi dan diterbangkan melalui 276 kelompok terbang (kloter),” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan saat dihubungi, Rabu (7/1/2027).
Ia menyebut 10 embarkasi tersebut meliputi Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta (Asrama Haji Banten) dan sebagian Jakarta (Pondok Gede), Solo, Yogyakarta, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.
Keberangkatan calhaj Indonesia menuju Tanah Suci, lanjut Glenny, direncanakan berlangsung pada 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan fase keberangkatan menuju Madinah pada 22 April – 6 Mei 2026, dilanjutkan keberangkatan menuju Jeddah pada 7 – 21 Mei 2026.
Sedangkan fase kepulangan mereka akan dilaksanakan pada 1 – 30 Juni 2026 dengan keberangkatan dari Jeddah pada 1 – 15 Juni 2026 dan dari Madinah pada 16 – 30 Juni 2026.
Penyiapan 15 armada berbadan lebar dan pengaturan jadwal dilakukan, lanjut dia, karena pada 17 Desember 2025 telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penyelenggaraan Transportasi Udara Haji periode 1447 – 1449 Hijriah (2026 – 2028).
sumber : ANTARA












