Dukung Keberlanjutan Desa Qur’an, KAI Divre III Palembang Turut Hadir dalam Kegiatan Desa Qur’an Fest 2026

by -28 Views
banner 468x60

Palembang,26 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan karakter generasi muda dengan berpartisipasi dalam kegiatan Desa Qur’an Fest 2026 bersama 100 Tokoh Inspiratif Sumatera Selatan, Selasa (24/02).

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Sekolah Qur’anpreneur Indonesia (SQI), Jalan Lebak Jaya III, Kelurahan Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang ini diinisiasi oleh Kepala Desa Qur’an sekaligus Kepala Sekolah SQI, Muhammad Syafi’i, bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Husni Wijaya, S.Sos., M.Si.

banner 336x280

Dari PT KAI Divre III Palembang, hadir Deputy II Divre III Palembang, Listiya Hery Mularto, hadir pula perwakilan BPKAD Provinsi Sumsel, BPTD Wilayah Sumsel, sejumlah perusahaan BUMN dan BUMD di wilayah Sumatera Selatan, Kepala Yayasan Indonesia Legacy, serta Ketua Dharma Wanita Dishub Provinsi Sumsel Merry Cristine beserta jajaran pengurus lainnya.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan bahwa keikutsertaan KAI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam mendukung program sosial dan pendidikan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Di tengah perkembangan zaman yang penuh tantangan, anak-anak yatim dan dhuafa tidak hanya membutuhkan penguatan ilmu agama, tetapi juga inspirasi dari para tokoh, praktisi, dan pemimpin di berbagai bidang. Kehadiran para tokoh inspiratif diharapkan mampu membuka wawasan mereka tentang dunia kerja, kepemimpinan, serta nilai perjuangan dalam meraih kesuksesan,” ujar Aida.

Kepala Destinasi Wisata (Desa) Qur’an sekaligus Kepala Sekolah SQI, Muhammad Syafi’i, menjelaskan bahwa Sekolah Qur’anpreneur Indonesia saat ini mendidik siswa tingkat SD dan SMP dengan sistem pendidikan terpadu yang mengintegrasikan pendidikan formal, tahfidz Al-Qur’an, serta pelatihan keterampilan berbasis lingkungan dalam satu sistem berkelanjutan.

SQI mengusung konsep sekolah gratis tanpa iuran bulanan. Sebagai bentuk kontribusi dan pembelajaran karakter, setiap siswa membawa tiga kilogram sampah organik rumah tangga setiap bulan. Sampah tersebut tidak dibuang, melainkan diolah melalui sistem Bank Sampah yang terintegrasi dengan kurikulum menjadi kompos dan pupuk cair organik yang kemudian dipasarkan kepada masyarakat.

Selain pengelolaan sampah, siswa juga dibekali keterampilan bercocok tanam seperti budidaya kangkung dan tanaman buah. Model pendidikan ini dirancang untuk menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini, sehingga para siswa tidak hanya memiliki kekuatan spiritual dan intelektual, tetapi juga kemandirian serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual dan intelektual, tetapi juga mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Muhammad Syafi’i.

Dalam sesi motivasi, Deputy II Divre III Palembang, Listiya Hery Mularto, membagikan kisah perjalanan karier dan pengalaman profesionalnya kepada para siswa. Ia berpesan agar para siswa tidak ragu menggantungkan cita-cita setinggi mungkin, karena cita-cita yang besar akan menjadi energi pendorong untuk terus belajar, berjuang, dan menjaga integritas dalam setiap langkah kehidupan.

Aida menambahkan bahwa dukungan KAI Divre III Palembang terhadap kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung program Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo untuk membangun karakter generasi penerus bangsa.

“KAI Divre III Palembang mendukung penuh kegiatan positif seperti yang dilaksanakan Desa Qur’an. Ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial yang berkelanjutan,” jelas Aida.

Lebih lanjut, Aida menyampaikan bahwa Desa Qur’an Fest 2026 menjadi wadah sinergi antara lembaga pendidikan sosial dengan dunia profesional dan kedinasan dalam mewujudkan program keberlanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi dalam mengentaskan angka kemiskinan, mencegah putus sekolah, serta memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak yatim dan dhuafa.

“Melalui kegiatan ini dan kehadiran para tokoh inspiratif, diharapkan anak-anak yatim dan dhuafa memperoleh wawasan tentang pentingnya cita-cita, kerja keras, dan integritas. Kami berharap kepercayaan diri mereka tumbuh, berani bermimpi besar, berkontribusi bagi bangsa dan negara, serta mampu meraih masa depan yang lebih baik,” tutup Aida.

banner 336x280

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.