Duduk Perkara Ajudan Danrem Ikut Jogja Maraton Tanpa BIB Versi TNI AD

by -5 Views
banner 468x60

Jakarta, CNN Indonesia

TNI Angkatan Darat (AD) buka suara soal peristiwa viral yang melibatkan Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen Yuniar Dwi Hantono dengan petugas lintasan (marshal) sebuah acara lomba maraton di kawasan Candi Prambanan, Sleman, DIY, Minggu (21/6).

banner 336x280

Dalam video viral, ketegangan terjadi setelah ajudan Yuniar ditertibkan marshal lantaran ikut masuk lintasan tanpa mengenakan nomor identitas peserta (BIB). Yuniar terlihat bereaksi saat ajudannya itu ditarik oleh marshal.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan peristiwa tersebut merupakan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara petugas pengawas lintasan dengan ajudan Danrem 072/Pamungkas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan Yuniar bersama istri, satu orang anak, serta satu ajudan, mengikuti kegiatan tersebut sebagai peserta.

Mereka disebut menggunakan empat tiket umum yang dimiliki dan telah terdaftar secara resmi sebagaimana peserta lainnya.

“Berdasarkan penjelasan yang diperoleh, ajudan yang mendampingi Danrem juga mengikuti kegiatan sejak awal dengan menggunakan nomor peserta (BIB),” kata Donny dalam keterangan tertulis, Senin (22/6).

Namun dalam pelaksanaannya, diduga nomor peserta yang dipakai ajudan terlepas saat berada di lintasan yang cukup padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas.

Ia mengatakan setelah kejadian tersebut, pihak penyelenggara, event organizer, dan Danrem 072/Pamungkas telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung.

“Seluruh pihak memahami bahwa kejadian tersebut murni merupakan persoalan teknis di lapangan dan telah diselesaikan dengan baik,” kata Donny.

TNI AD mengapresiasi profesionalisme panitia dan petugas yang menjalankan tugas sesuai prosedur untuk menjaga ketertiban kegiatan.

TNI AD juga menghargai langkah cepat penyelenggara dalam melakukan klarifikasi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman yang berkepanjangan di ruang publik.

Ia mengatakan pada prinsipnya, hubungan antara Korem 072/Pamungkas dan penyelenggara kegiatan tetap berjalan dengan baik.

“Kami berharap masyarakat dapat melihat peristiwa ini secara proporsional dan tidak mengaitkannya dengan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya,” ujarnya.

(yoa/isn)

Add
as a preferred
source on Google




[Gambas:Video CNN]

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.