Dorong Jiwa Technopreneur, SMK Yadika 8 Bekasi Kunjungi Telkom AI Center Bandung

by -24 Views
banner 468x60

SMK Yadika 8 Bekasi mengajak siswa mengenal ekosistem digital dan peluang startup melalui kunjungan industri ke Telkom AI Center Bandung.

Dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital, SMK Yadika 8 Bekasi menggelar kegiatan kunjungan industri ke Telkom AI Center Bandung pada 27 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat literasi digital serta menanamkan pemahaman mengenai peluang karir dan kewirausahaan berbasis teknologi sejak dini.

banner 336x280

Kunjungan industri tersebut diikuti oleh siswa-siswi dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Manajemen Perkantoran, dengan pendampingan langsung dari Kepala Sekolah beserta jajaran guru. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk mengenal secara langsung ekosistem digital yang berkembang pesat, khususnya peran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung inovasi dan pertumbuhan industri digital di Indonesia.

Dalam agenda kunjungan, para siswa mendapatkan pemaparan materi bertajuk “Tech-Driven Entrepreneurship: Turning Ideas into Profitable Startups” yang disampaikan oleh Lusia Elsa Dika Damayanty selaku Business and Community Lead Telkom AI Center Bandung. Materi ini memberikan wawasan mengenai bagaimana ide kreatif dapat dikembangkan menjadi startup yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital, kolaborasi dalam ekosistem, serta pentingnya proses validasi pasar dalam menciptakan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Tidak hanya berfokus pada teori, sesi pematerian juga dilengkapi dengan pemaparan contoh kasus dan pengalaman praktis dalam membangun startup berbasis teknologi. Hal ini memberikan gambaran nyata kepada para siswa mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi oleh para technopreneur di tengah persaingan industri digital yang semakin kompetitif.

Dalam kesempatan tersebut, Program Lead Telkom AI Connect, Mizan Lazuardi, turut menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi dinamika dunia kerja digital. Ia menyampaikan bahwa, “Karena pada akhirnya, gig economy bukan soal siapa yang paling canggih teknologinya, tapi siapa yang paling siap untuk belajar dan beradaptasi.” Pernyataan ini menegaskan bahwa kemampuan belajar berkelanjutan dan adaptasi menjadi kunci utama bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan teknologi yang cepat.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Para siswa terlihat antusias mengajukan pertanyaan seputar pengembangan ide bisnis, pemanfaatan AI dalam dunia usaha, hingga peluang karir di sektor digital. Diskusi ini menjadi ruang yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan visioner dalam memandang masa depan dunia kerja dan kewirausahaan.

Melalui kunjungan industri ini, SMK Yadika 8 Bekasi berharap dapat menumbuhkan semangat technopreneurship di kalangan siswa, sekaligus membekali mereka dengan wawasan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menginspirasi para siswa untuk terus mengembangkan kompetensi digital dan berkontribusi aktif dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang inovatif, berdaya saing, dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

banner 336x280

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

No More Posts Available.

No more pages to load.