Danone Andalkan Energi Matahari untuk Operasional Pabrik

by -6 Views
banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Danone Indonesia memanfaatkan energi surya sebagai sumber listrik untuk mendukung operasional yang lebih efisien dan rendah emisi. Hingga saat ini, perusahaan telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 11 fasilitas produksi dengan total kapasitas terpasang lebih dari 10,4 megawatt peak (MWp).

banner 336x280

Director Public Affairs & Sustainability Danone Indonesia Karyanto Wibowo mengatakan, pemanfaatan energi surya menjadi salah satu langkah perusahaan untuk mengurangi jejak karbon operasional sekaligus meningkatkan efisiensi energi. Menurut dia, inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi dekarbonisasi yang juga mencakup rehabilitasi dan konservasi lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati, optimalisasi transportasi dan efisiensi operasional, serta pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi alternatif.

“Pemanfaatan energi surya di berbagai fasilitas produksi menjadi salah satu langkah nyata kami dalam mengurangi jejak karbon operasional sekaligus meningkatkan efisiensi energi. Seluruh upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Danone Indonesia untuk mendukung target Net Zero Emissions Indonesia,” ujar Karyanto dalam keterangannya, Kamis (17/7/2026).

Sebanyak 11 fasilitas produksi yang telah memanfaatkan PLTS tersebut berada di Klaten, Ciherang, Banyuwangi, Mekarsari, Mambal, Cianjur, Langkat, Prambanan, Yogyakarta, Sentul, dan Ciracas. Pemanfaatan energi surya tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam kegiatan operasional.

Selain energi surya, kata dia, menjalankan berbagai program dekarbonisasi lainnya, antara lain penanaman lebih dari 2,6 juta pohon di kawasan konservasi seluas 6.000 hektare, pengembangan 20 taman keanekaragaman hayati (KEHATI), optimalisasi transportasi dan efisiensi operasional, serta pemanfaatan rice husk boiler sebagai sumber energi alternatif di fasilitas produksi.

Karyanto mengatakan, pemanfaatan energi surya di Indonesia juga sejalan dengan komitmen global Danone sebagai anggota RE100 yang menargetkan penggunaan 100 persen listrik dari sumber energi terbarukan di seluruh operasional global pada 2030.

Atas implementasi pemanfaatan energi surya tersebut, Danone Indonesia meraih Solar Awards 2026 kategori industri dalam rangkaian Indonesia Solar Summit (ISS) 2026 yang digelar di Bali pada 14-16 Juli 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi kepada institusi yang dinilai telah menunjukkan implementasi nyata dalam pemanfaatan energi surya.

Chief Executive Officer Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, Solar Awards merupakan bentuk apresiasi kepada institusi yang telah menunjukkan implementasi nyata dalam pemanfaatan energi surya.

“Melalui penghargaan ini, kami berharap semakin banyak praktik baik yang dapat mendorong pengembangan ekosistem energi surya sekaligus memperkuat transisi menuju ekonomi rendah karbon di Indonesia,” ujar Fabby.

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.