banner 468x60

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Hujan deras yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Jumat (26/12/2025) hingga Sabtu (27/12/2025) mengakibatkan kerusakan parah di sejumlah wilayah.  Berdasarkan Sitrep (Situation Report) Laporan Situasi Kejadian Cuaca Ekstrem yang dirilis Pusdalops PB BPBD DIY, Kabupaten Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah yang paling terdampak.
Ruruh menyampaikan Kabupaten Bantul menjadi wilayah terdampak terparah, dengan 104 titik kerusakan di 10 kapanewon, termasuk Imogiri, Kasihan, Dlingo, Kretek, Piyungan, Sanden, Pundong, Sedayu, Sewon, dan Srandakan. Dampak kerusakan meliputi pohon tumbang (87 titik), akses jalan terganggu (42 titik), rumah rusak (30 unit), jaringan listrik (15 titik), talud (4 titik), tanah longsor (12 titik), serta fasilitas lain seperti kandang ternak, kantor koperasi, makam, pekarangan, banjir genangan, dan fasilitas pendidikan. Estimasi kerugian mencapai Rp 2,7 juta.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Puncak arus kendaraan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Kota Yogyakarta diperkirakan terjadi pada pekan ini. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta memprediksi lonjakan tertinggi berlangsung pada Jumat (26/12/2025) malam hingga Sabtu (27/12/2025) malam.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, mengatakan pihaknya melakukan penghitungan volume lalu lintas di enam simpang utama yang menjadi pintu masuk ke Kota Yogyakarta. Dari hasil pemantauan tersebut, terjadi peningkatan arus kendaraan yang signifikan dibandingkan hari normal.

No More Posts Available.

No more pages to load.