Alasan di Balik Mengapa Jamaah Indonesia Pilih Haji Tamattu

by -3 Views
banner 468x60


Keberangkatan calon jamaah haji DIY dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada tahun 2025.

banner 336x280

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Mayoritas jamaah haji Indonesia tahun ini kembali memilih melaksanakan haji dengan skema tamattu dibandingkan ifrad atau qiran. Direktur Bina Jamaah Haji Reguler Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj), Afief Mundzir mengungkapkan, pilihan tersebut didasarkan pada pertimbangan kemudahan serta kondisi riil jamaah Indonesia.

Afief menjelaskan, pada dasarnya pemilihan jenis manasik haji, baik tamattu, ifrad, maupun qiran merupakan hak setiap jamaah. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Haji dan Umrah hanya berkewajiban memberikan pemahaman menyeluruh terkait masing-masing pilihan tersebut.

“Mayoritas jamaah haji Indonesia mengambil haji tamattu’ karena pertimbangan kemudahan dan sesuai dengan kondisi kedatangan jamaah haji Indonesia,” ujar Afief kepada Republika, Senin (20/4/2026).

Ia memaparkan, jamaah haji Indonesia umumnya tiba di Arab Saudi sejak awal Dzulqa’dah. Kloter pertama bahkan sudah mendarat sejak 4 Dzulqa’dah dan mulai masuk Makkah pada 14 Dzulqa’dah untuk melaksanakan umrah wajib.

Dengan rentang waktu yang cukup panjang hingga puncak haji pada 9 Dzulhijjah, jamaah yang tidak memilih tamattu harus berada dalam kondisi ihram dalam waktu lama. Hal ini dinilai cukup berat, terutama bagi jamaah Indonesia yang sebagian besar masuk kategori lanjut usia.

 


Advertisement

banner 336x280

No More Posts Available.

No more pages to load.