
Calon jamaah haji Indonesia saat tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Penyelenggara haji khusus memastikan tidak akan membebankan biaya tambahan kepada para jamaah, meski terjadi kenaikan harga avtur dan dinamika geopolitik global menjelang musim haji 2026. Komitmen ini ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab penyelenggara terhadap jamaah yang telah melunasi biaya perjalanan.
General Manager Marketing Sahid Tour, Teguh Budi Santosa, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi berbagai potensi kenaikan biaya jauh sebelum masa keberangkatan. “Terkait kenaikan harga avtur dan konflik global, Alhamdulillah kita tidak meminta tambahan ongkos kepada jamaah yang sudah terdaftar dan telah jatuh tempo untuk lunas. Pembayaran sudah kita selesaikan sebelum terjadinya konflik di Timur Tengah. Kalau ada imbasnya, itu jadi konsekuensi kami, insyaallah kita tidak akan meminta tambahan,” kata Teguh dalam acara konferensi pers Manasik Haji Khusus Sahid Tour 2026, Rabu (29/4/2026).
Teguh menjelaskan, biaya haji khusus yang ditawarkan Sahid Tour relatif stabil sejak 2022, yakni sebesar 16.900 dolar AS untuk Paket A dan 13.300 dolar AS untuk Paket B. Adapun kenaikan pada Paket B dari sebelumnya 12.300 dolar AS disebut bukan disebabkan faktor ekonomi makro, melainkan peningkatan fasilitas akomodasi hotel bagi jamaah.
Adapun tahun ini, Sahid Tour akan memberangkatkan 492 jamaah haji khusus dari berbagai daerah di Indonesia. Sebaran jamaah didominasi dari Jakarta sebanyak 133 orang, Yogyakarta 129 orang, Solo 99 orang, dan Semarang 76 orang, serta daerah lain seperti Bengkulu, Balikpapan, dan Palembang. Jamaah termuda tercatat berusia 13 tahun, sementara yang tertua berusia 81 tahun.
Untuk mendukung kelancaran ibadah, ratusan jamaah tersebut akan didampingi oleh 24 petugas dari Indonesia, termasuk enam tenaga medis yang terdiri dari dokter laki-laki dan perempuan. Setibanya di Arab Saudi, operasional juga akan diperkuat oleh sekitar 30 tenaga lokal dari kalangan mahasiswa Indonesia.












