KAI Daop 4 Semarang dipimpin oleh Deputy Daop 4 Teguh Triyono melakukan kunjungan dan penjengukan kepada Masinis dan Asisten Masinis KA Menoreh yang mengalami musibah ditemper oleh sebuah truck di wilayah Cirebon beberapa waktu lalu saat menjalankan tugas.
KAI Daop 4 Semarang dipimpin oleh Deputy Daop 4 Teguh Triyono melakukan kunjungan dan penjengukan kepada Masinis dan Asisten Masinis KA Menoreh yang mengalami musibah ditemper oleh sebuah truck di wilayah Cirebon beberapa waktu lalu saat menjalankan tugas.
Awak KA atas nama Linda Fahrul dan Sujud Santoso merupakan Masinis dan Asisten Masinis yang berkedudukan di Daop 4 Semarang tepatnya UPT Crew KA Semarang Poncol. Keduanya adalah korban dari truk yang menemper KA 177B Menoreh pada Rabu, 21 Januari 2026 lalu.
Begitu kejadian Masinis dan Asisten Masinis yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan, perawatan serta pendampingan lanjutan sesuai standar yang berlaku.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan serta kondisi kesehatan awak sarana.
“Kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran manajemen dalam memastikan awak KA yang terdampak mendapatkan penanganan medis yang optimal serta dukungan moril dari perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses perawatan dan pendampingan berjalan sesuai standar, sehingga awak sarana dapat fokus pada pemulihan,” kata Luqman.
KAI Daop 4 Semarang secara aktif memantau perkembangan kondisi kesehatan awak KA serta memastikan seluruh prosedur penanganan berjalan optimal. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung proses pemulihan awak sarana.
Luqman menyampaikan bahwa keselamatan dan kesehatan insan KAI juga menjadi prioritas utama perusahaan. Oleh karenanya, KAI Daop 4 Semarang akan terus memberikan pendampingan medis, dukungan moril, serta memastikan hak-hak awak KA terpenuhi selama masa pemulihan, sekaligus memperkuat upaya keselamatan perjalanan kereta api.
“Kami berharap kedua awak KA yang menjadi korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas dengan baik. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan di perlintasan sebidang. KAI Daop 4 Semarang mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dan disiplin demi keselamatan bersama,” tutup Luqman.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES







