
Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Dani Hasan menyampaikan kronologi peristiwa tersebut. Saat kejadian, diketahui bahwa korban mengalami serangan saat berboncengan sepeda motor bersama rekannya di wilayah Kota Baru, dekat SMAN 3 Yogyakarta. Korban mengalami luka cukup parah di bagian dada akibat sabetan senjata tajam.
“Saat sampai di depan pintu selatan SMAN 3 Yogyakarta korban turun dari sepeda motor kemudian langsung dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam,” kata Dani dalam keterangannya Senin (18/5/2026).
Setelah kejadian, korban sempat dibawa rekannya menuju rumah sakit menggunakan sepeda motor. Namun di tengah perjalanan kondisi korban semakin melemah.
“Saat saksi mengantar korban, sampai di Jalan I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru, Yogyakarta, korban terjatuh. Kemudian korban ditolong oleh warga dan diantar ke rumah sakit menggunakan ambulans milik gereja,” ujarnya.
Korban akhirnya meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis di RS Panti Rapih Yogyakarta. Polisi kini masih menyisir rekaman CCTV dan mendalami kronologi lengkap kejadian.
Belum diketahui jenis senjata tajam apa yang digunakan pelaku. Polisi juga masih menelusuri kronologi kejadian yang sebenarnya terjadi, sehingga belum menyimpulkan apakah AA merupakan korban klitih atau bukan.
“Saat ini masih proses penyelidikan,” ujar Dani.












