Tamansari (Taman Istana Raja)

Tamansari atau biasa disebut Water Castle adalah taman kerajaan atau pesanggrahan Sultan Yogya dan keluarganya. Letak Tamansari berada di Kampung Taman yang terletak sekitar 0,5 km sebelah selatan Kraton Yogyakarta. Pada masanya tamansari dikelilingi oleh lautan buatan yang saat ini telah berupah menjadi perkampungan penduduk, sehingga saat itu taman sari seperti di tengah pulau. Arsitek bangunan ini adalah bangsa Portugis yang bernama Demang Tegis sehingga selintas seolah-olah bangunan ini memiliki seni arsitektur Eropa yang sangat kuat, disamping makna-makna simbolik Jawa yang tetap dipertahankan.

 

Namun jika kita amati, makna unsur bangunan Jawa lebih dominan di sini.Tamansari dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwono I atau sekitar akhir abad 17. Tamansari bukan hanya sekedar taman kerajaan, namun bangunan ini merupakan sebuah kompleks yang terdiri dari kolam pemandian, kanal air, ruangan-ruangan khusus dan sebuah kolam yang besar (apabila kanal air terbuka). Tamansari masih berfungsi sampai kir-kira pemerintahan Sultan HB 3. Gempa yang melanda Yogyakarta pada tahun 1867 sempat menyebabkan kerusakan yang parah pada Tamansari, juga pada beberapa bangunan lainnya seperti robohnya Tugu Jogja (White Pall).

Kolam pemandian keluarga Sultan. Sedangkan bangunan atas dipergunakan Sultan untuk melihat aktifitas keluarganya

Kolam pemandian keluarga Sultan. Sedangkan bangunan atas dipergunakan Sultan untuk melihat aktifitas keluarganya

Dewasa ini Tamansarari telah mengalami renovasi yang mengembalikannya sebagai taman yang indah menampilkan kejayaan masa lampau. Bagian – bagian Tamansari: Tamansari dapat di bagian-bagian menurut fungsinya menjadi:

  • Bagian Sakral Bagian sakral Tamansari ditunjukkan dengan sebuah bangunan yang agak menyendiri. Ruangan ini terdiri dari sebuah bangunan berfungsi sebagai tempat pertapaan Sultan dan keluarganya.
  • Bagian Kolam Pada jamanya, tempat ini merupakan pemandian bagi permaisuri maupun puter-puteri sultan. Bagian ini terdiri dari dua buah kolam yang dipisahkan dengan bangunan bertingkat. Air kolam keluar dari pancuran berbentuk binatang yang khas. Bangunan kolam ini sangat unik dengan pot-pot besar 3. Bagian Pulau Kenanga Bagian ini terdiri dari beberapa bangunan yaitu Pulau Kenanga atau Pulau Cemeti, Sumur Gemuling, dan lorong-lorong bawah tanah. Sumur Gemuling adalah sebuah bangunan melingkar yang berbentuk seperti sebuah sumur didalamnya terdapat ruangan-ruangan yang konon dahulu difungsikan sebagai tempat sholat

 

Salah satu sudut Tamansari dengan pot yang besar

Salah satu sudut Tamansari dengan pot yang besar

Bangunan unik dari arsitektur berujud raksasa perlambang tolak bala

Bangunan unik dari arsitektur berujud raksasa perlambang tolak bala

Di lingkungan Tamansari ini dapat dijumpai masjid Saka Tunggal yang memiliki satu buah tiang. Umpak tiang tersebut diambil dari umpak yang berasal dari situs keraton mataram di plered. Konon kenapa hanya bertiang satu dikarenakan, umpak umpak yang berada di situs mataram pleret hanya satu yang bisa dipindahkan untuk dijadikan umpak. Masjid ini dibangun atas Perintah Sri Sultan HB IX. (nug:dari berbagai sumber)

Harga Tiket:

  • Rp 3000

Lokasi:

  • Letak Tamansari berada di Kampung Taman yang terletak sekitar 0,5 km sebelah selatan Kraton Yogyakarta

Tips:

  • Jika ingin mendapat informasi lebih mendalam, sewalah jasa guide resmi yang ada disekitar obyek

 

2 thoughts on “Tamansari (Taman Istana Raja)

  1. azmi waluyo

    senag sekali bisa baca info wisata dari web blog anda saya insya allah akan ke jogja
    waktu kelas 2 SMA saya pergi ke jogja sendiri dengan kreta api kelas ekonomi wahhh rasanya senag namun karena hanya berbekal keberanian saya hanya mengunjungi sedikit tempat wisata saja tanpa peta wisata
    anda ada peta wisata saya pasti ke situ

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


6 + = 15