Sultan dan Pakualam Dilantik DI Siti Hinggil Kraton

Pada 9 Okteber 2012 mendatang Sri Sultan dan Pakualam yang bertahta dipastikan akan dilantik. Lokasi untuk pelantikan adalah  Siti Hinggil Kraton Yogya Penentuan tempat ini berdasar rekomendasi dari Korem. Ditempat inilah digunakan untuk koronasi atau penobatan Sri Sultan yang bertahta. Di tempat ini, siti hinggil yang berarti “tanah yang tinggi”  adalah tempat Sultan duduk di atas singgasananya pada saat acara-acara resmi kerajaan seperti Pisowanan Agung.

Di bangsal ini pula pada 17 Desember 1949 Ir. Soekarno dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia Serikat.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asek I) Astungkoro mengatakan, pemilihan tempat lebih mempertimbangkan hal-hal teknis berkaitan dengan mekanisme penyelenggaraan pelantikan. “Pertimbangannya bukan ada nilai politis, tapi lebih pada teknis,” katanya.

Dengan disahkanya UU Nomor 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY,  gubernur wakil gubernur dilantik oleh Presiden. Dalam hal Presiden berhalangan, pelantikan dilakukan oleh Wakil Presiden. Jika Wapres berhalangan pelantikan dilakukan oleh menteri. Namun hingga kemarin belum ada kepastian apakah Presiden akan hadir. “Presiden belum memberi kabar ya diantisipasi saja,” kata Sultan.

Dari sisi keluasan Siti Hinggil memang lebih luas dibanding Bangsal Kepatihan. Apalagi di bagian depannya ada Pagelaran Kraton dan di depannya lagi ada Alun-alun Utara, sehingga fasilitas parkir juga lebih representatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


+ 9 = 10