Sebuah Keinginan Tentang Kraton Yogyakarta

Sebuah Keinginan Tentang Kraton Yogyakarta
Kraton Yogyakarta. Sebagian besar kita pasti tau (minimal mendengar) tentang Kraton Yogyakarta.
Sebuah entitas budaya yang berdiri sekitar 2.5 abadd yang lalu. Merupakan penerus kejayaan
dinasti mataram kotagede. Menyimpan kekayaan budaya yang tidak terhitung nilainya.
Bagi Anda yang pertama kali masuk Kraton, pasti kan kagum dengan atmosfer yang terbangun dengan
suasana klasik kerajaan tempo dulu. Arsitektur yang khas, abdi dalem yang masih memajai busana
jawa. Adat yang masih di junjung tinggi di bawah wibawa Sri Sultan HB X.
Pertanyanya kalo kamu lebih dari dua kali berkunjung ke kraton apakah anda pernah merasa jenuh.
Yang dilihat itu-itu saja. Informasi yang disampaikan terkesan monoton. Memang ada atraksi yang
reguler yang ada di kraton seperti wayang, tarian, gamelan, juga prosesi pengiriman minuman bagi
Ngarsa Dalem setiap jam 11 siang. Tapi belum ada suatu produk yang mempunyai keterlibatan
langsung dengan wisatawan.  Bagi kita yang punya ekspetasi lebih pasti males untuk mengunjungi
keraton untuk keberapakainya. Tidak adanyha inovasi produk wisata merupakan salah satu
permasalahan yang utama. Disamping juga regulasi internal kraton sendiri yang mempunyai peraturan
dan permasalahan yang pelik.
Dalam angan-angan saya, banyak atraksi wisata yang dapat dikembangkan dan di buat di kraton
jogja. Misalkan Gladi Prajurit di Alun -Alun selatan yang pada masa lalu diadakan di masa lalu
dapat dihidupkan kembali. Tentunya hal ini akan sangat menarik. Peserta dapat melihat secara
langsung latihan dari prajurit kraton. bahkan tidak menutup kemungkinan wisatawan dapat berperan
misalkan menyewa pakaian prajurit kraton untuk wardrobe foto. Pasti akan sangat menarik. Selain
itu pojok beteng bisa dibuat atraksi bagaimana suasana menembak meriam buatan di bastion. PAsti
akan sangat atraktif karena wisatawan dapat langsung melakukan wisata tersebut.
Saya yakin, jika kraton sebagai salah satu tujuan wisata utama dapat selalu menarik wisatawan
maka secara keseluruhan wisata jogja juga akan semakin dikenal sebagi tujuan wisata budaya.
Bagaimana menurut pendapat kamu? Ada atraksi lain yang bisa dikembaangkan di kawasan kraton? Atau
ada kesan lain dari kamu tentang kraton yogyakarta?
Artikel: M Nugroho Susanto

Kraton Yogyakarta. Sebagian besar kita pasti tau (minimal mendengar) tentang Kraton Yogyakarta. Sebuah entitas budaya yang berdiri sekitar 2.5 abadd yang lalu. Merupakan penerus kejayaan dinasti mataram kotagede. Menyimpan kekayaan budaya yang tidak terhitung nilainya.

Bagi Anda yang pertama kali masuk Kraton, pasti kan kagum dengan atmosfer yang terbangun dengan suasana klasik kerajaan tempo dulu. Arsitektur yang khas, abdi dalem yang masih memajai busana jawa. Adat yang masih di junjung tinggi di bawah wibawa Sri Sultan HB X. Pertanyanya kalo kamu lebih dari dua kali berkunjung ke kraton apakah anda pernah merasa jenuh. Yang dilihat itu-itu saja. Informasi yang disampaikan terkesan monoton. Memang ada atraksi yang reguler yang ada di kraton seperti wayang, tarian, gamelan, juga prosesi pengiriman minuman bagi Ngarsa Dalem setiap jam 11 siang. Tapi belum ada suatu produk yang mempunyai keterlibatan langsung dengan wisatawan.

Bagi kita yang punya ekspetasi lebih pasti males untuk mengunjungi keraton untuk keberapakainya. Tidak adanyha inovasi produk wisata merupakan salah satu permasalahan yang utama. Disamping juga regulasi internal kraton sendiri yang mempunyai peraturan dan permasalahan yang pelik.

Kraton Yogyakarta

Kraton Yogyakarta

Dalam angan-angan saya, banyak atraksi wisata yang dapat dikembangkan dan di buat di kraton jogja. Misalkan Gladi Prajurit di Alun -Alun selatan yang pada masa lalu diadakan di masa lalu dapat dihidupkan kembali. Tentunya hal ini akan sangat menarik. Peserta dapat melihat secara langsung latihan dari prajurit kraton. bahkan tidak menutup kemungkinan wisatawan dapat berperan misalkan menyewa pakaian prajurit kraton untuk wardrobe foto. Pasti akan sangat menarik. Selain itu pojok beteng bisa dibuat atraksi bagaimana suasana menembak meriam buatan di bastion. Pasti akan sangat atraktif karena wisatawan dapat langsung melakukan wisata tersebut.

Saya yakin, jika kraton sebagai salah satu tujuan wisata utama dapat selalu menarik wisatawan maka secara keseluruhan wisata jogja juga akan semakin dikenal sebagi tujuan wisata budaya. Bagaimana menurut pendapat kamu? Ada atraksi lain yang bisa dikembaangkan di kawasan kraton? Atau  ada kesan lain dari kamu tentang kraton yogyakarta?

Foto dan Artikel: M Nugroho Susanto

4 thoughts on “Sebuah Keinginan Tentang Kraton Yogyakarta

  1. mbah Wono

    satu gagasan yg menarik…. dan mungkin perlu dipertimbangkan…..karena Atraksi Atraksi Kekaratonan seperti itu yg Wisatawan ingin lihat…Di Negara Lain… Banyak atraksi atraksi seperti itu menjadi tontonan para Wiasatawan, karena Unik, mereka bahkan banyak yg Tertarik untuk Mem videokannya.
    Mungki setiap Sore ada Kirap Prajurit Kraton yg mungkin harus di Koreograf sedemikian rupa sehingga Keberadaannya akan sangat di minati Wisatawan.. Dan Juga setiap Tahun, Hendaknya, Keraton di Cat yg Baru…Masak Kraton “Lumuten”, jangan sampai Nasibnya sama dengan Istana Maimoon di Medan yg keadaannya Menyedihkan.

    Reply
  2. Pingback: Sebuah Keinginan Tentang Kraton Yogyakarta | Hotel Bali Indonesia

  3. tira

    memang benar. Kl kita lht org indonesia jarang sekali berkunjung ke tempat bersejarah, malah lbh sering ke mall2, mknya perlu cara di setiap peninggalan sejarah dibuat lbh menarik shg org akan berbondong2 kesana

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


9 + = 14